NAPI RUTAN KLS 2B BATUSANGKAR TES URIN DADAKAN
Tanah Datar, www.jejakkasus.info - Sebanyak 99 orang narapidana dan 27 pegawai Rutan Kelas II B Parak Juar Batusangkar dilakukan tes urine guna memantau penggunaan narkoba, pemeriksaan itu gabungan oleh Rutan, Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat, Kanwil Hukum dan Ham Sumbar dan Kesbangpol dan dikawal ketat oleh 24 orang anggota Polres Tanah Datar, Selasa (19/4).
Dari 99 orang narapidana yang dilakukan tes urine tersebut, diantaranya 11 orang merupakan narapidana kasus narkoba dan lima orang napi wanita.
Kepala Rutan Parak Juar, Suroto disela-sela aksi pemeriksaan urine napi itu, kepada wartawan mengatakan, Rutan Parak Juar Batusangkar menggelar pemeriksaan urine napi itu atas penindaklanjutan dari program nasional untuk memerangi penyalahgunaan narkoba dan surat Kesbangpol Tanah Datar untuk menggelar tes urin pada penghuni Rutan. "Kemarin sore saya menerima berita dari Kesbangpol Tanah Datar untuk meminta dilakukan razia di Rutan, kita siap dan langsung melakukan hari ini, tidak ada tunda-tunda. Selain tes urine juga dilakukan tes malaria dan HIV, jika napi dan pegawai Rutan diketahui positif narkoba, mereka akan diproses dan bagi pegawai akan dilakukan pemecatan," ungkapnya.
Disinyalirnya hampir 50 persen secara nasional, peredaran narkoba tersebut terdapat di lembaga pemasyarakatan juga menjadi pendorong aksi tersebut dilaksanakan. "Yang paling kita curigai yaitu kepada 11 orang napi tersangkut kasus narkoba, dari hasil yang dilakukan ditemukan 99 napi dan 27 orang pegawai lapas dinyatakan negatif, sebelum ini kita bersama Satgas Rutan juga rutin sekali seminggu melakukan razia narkoba di sini," ungkap Suroto.
Sementara, Kapolres Tanah Datar, AKBP Irfa Asrul Hanafi saat memantau langsung razia dan tes urine narkoba itu mengatakan, dukungannya kegiatan tersebut, diharapkannya instansi terkait lainnya juga melakukannya. "Kita siap mendukung dari pengamanan dan ketertiban bagi instansi-instansi yang menggelar razia dan tes urine ini. Walaupun operasi berantas sindikat narkoba (Bersinar) telah berakhir pada tanggal 19 April ini, tetapi untuk penangkapan dan pengejaran terhadap pengedar dan pengguna narkoba akan terus berlanjut. Saya harap masing-masing SKPD di Pemda juga melakukan tes urine ini, masyarakat menuntut agar aparat dan pegawainya benar-benar bersih dari narkoba," harap Kapolres.
Tes urine yang digelar di Rutan tersebut berlangsung sekitar dua jam, petugas Dinas Kesehatan menempatkan dua kelompok pengambilan sampel urine napi dan hasilnya langsung diketahui saat uji dilakukan.
Sekretaris Ormas AMANAT (Aliansi Masyarakat Anti Narkoba dan Pekat) Meriyanto,SH juga hadir dalam acara tersebut mewakili ketua Drs.H.Maswardi.MA. (Armen).
Dari 99 orang narapidana yang dilakukan tes urine tersebut, diantaranya 11 orang merupakan narapidana kasus narkoba dan lima orang napi wanita.
Kepala Rutan Parak Juar, Suroto disela-sela aksi pemeriksaan urine napi itu, kepada wartawan mengatakan, Rutan Parak Juar Batusangkar menggelar pemeriksaan urine napi itu atas penindaklanjutan dari program nasional untuk memerangi penyalahgunaan narkoba dan surat Kesbangpol Tanah Datar untuk menggelar tes urin pada penghuni Rutan. "Kemarin sore saya menerima berita dari Kesbangpol Tanah Datar untuk meminta dilakukan razia di Rutan, kita siap dan langsung melakukan hari ini, tidak ada tunda-tunda. Selain tes urine juga dilakukan tes malaria dan HIV, jika napi dan pegawai Rutan diketahui positif narkoba, mereka akan diproses dan bagi pegawai akan dilakukan pemecatan," ungkapnya.
Disinyalirnya hampir 50 persen secara nasional, peredaran narkoba tersebut terdapat di lembaga pemasyarakatan juga menjadi pendorong aksi tersebut dilaksanakan. "Yang paling kita curigai yaitu kepada 11 orang napi tersangkut kasus narkoba, dari hasil yang dilakukan ditemukan 99 napi dan 27 orang pegawai lapas dinyatakan negatif, sebelum ini kita bersama Satgas Rutan juga rutin sekali seminggu melakukan razia narkoba di sini," ungkap Suroto.
Sementara, Kapolres Tanah Datar, AKBP Irfa Asrul Hanafi saat memantau langsung razia dan tes urine narkoba itu mengatakan, dukungannya kegiatan tersebut, diharapkannya instansi terkait lainnya juga melakukannya. "Kita siap mendukung dari pengamanan dan ketertiban bagi instansi-instansi yang menggelar razia dan tes urine ini. Walaupun operasi berantas sindikat narkoba (Bersinar) telah berakhir pada tanggal 19 April ini, tetapi untuk penangkapan dan pengejaran terhadap pengedar dan pengguna narkoba akan terus berlanjut. Saya harap masing-masing SKPD di Pemda juga melakukan tes urine ini, masyarakat menuntut agar aparat dan pegawainya benar-benar bersih dari narkoba," harap Kapolres.
Tes urine yang digelar di Rutan tersebut berlangsung sekitar dua jam, petugas Dinas Kesehatan menempatkan dua kelompok pengambilan sampel urine napi dan hasilnya langsung diketahui saat uji dilakukan.
Sekretaris Ormas AMANAT (Aliansi Masyarakat Anti Narkoba dan Pekat) Meriyanto,SH juga hadir dalam acara tersebut mewakili ketua Drs.H.Maswardi.MA. (Armen).

0 Response to "NAPI RUTAN KLS 2B BATUSANGKAR TES URIN DADAKAN"
Post a Comment