-->

Tidak Menolak Bansos Kedelai “ Harapkan Gratis Tidak Menebus”

Indramayu, www.jejakkasus.info - Petani Kedelai yang berada di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Provinsi Jawa Barat, dilaporkan Ke Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kabupaten Indramayu, menolak diberi bantuan sosial (bansos) Kedelai Tahun 2016 dari Direktorat Jenderal Aneka kacang dan Umbi (Dirjen Akabi) Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Padahal Petani Tidak Menolak diberi bantuan ,Tapi Menolak untuk dapat bantuan tersebut Kalau Petani   harus Menebusnya, Sukardi Salah Satu Petani Kedelai yang berada di Desa Sanca Kecamatan Gantar,Kabupaten Indramayu, Ketika ditemui Team Jejak Kasus Mengatakan.dirinya mendapatkan bantuan sarana produksi buat menanam kedelai untuk seluas ½ Ha dari kelompok tani.dengan cara menebus sebesar Rp 75.000 (tujuh puluh lima ribu rupiah).

Sukardi mengharapkan Pemerintah agar memberikan lagi bantuan sarana kedelai, tetapi kalau bisa petani tidak menebusnya alias Gratis, Hal Senada di katakan Warya petani kedelai desa Sanca, Ia mengatakan petani kedelai di daerahnya untuk mendapatkan bantuan Sosial sarana produksi Kedelai harus menebus Rp.150.000 untuk seluas satu hektarnya.

Kepala UPTD Dinas Pertanian dan Peternakan Kecamatan Gantar (yang baru) H.Joko Pramono.SE .Saat di Konfirmasi Jejak Kasus  mengaku telah menerima laporan.ada sejumlah kelompok tani  menyatakan menolak diberi bantuan sosial Kedelai.
"Sekarang kami sedang telusuri apa yang menjadi kendala Petani untuk mendapatkan bantuan sosial Kedelai  dan apa sebabnya kelompok tani Menolak diberi bantuan sosial Kedelai," katanya.
Kendati demikian, dia menyayangkan ada penolakan dari kelompok tani diberi bansos Kedelai karena saat ini pemerintah sedang gencar meningkatkan produksi pertanian melalui Upsus Pajale.
Menurut dia, langkah  kelompok tani itu dapat menghambat program Upsus Pajale yang sedang dilaksanakan pemerintah dalam rangka mewujudkan swasembada pangan.(Jayas).

0 Response to "Tidak Menolak Bansos Kedelai “ Harapkan Gratis Tidak Menebus”"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel