-->

Proyek Saluran Air CV.Putra Mandiri beraroma Korupsi

Gambar saluran air yang di kerjakan CV.Putra mandiri nampak galian yang tidak proporsional dan pemasangan Box Culvert yang tidak rata
Gambar saluran air yang di kerjakan CV.Putra mandiri nampak galian yang tidak proporsional dan pemasangan Box Culvert yang tidak rata
Gresik, www.jejakkasus.info - Proyek Bangunan Saluran Irigasi bangunan di jalan Raya Desa Kepatihan menganti Gresik kondisinya kini mangkrak, diduga pada saat pelaksanaan banyak RAB yang ditabrak (tidak mengacu pada RAB). selain itu proyek yang di kerjakan oleh CV.Putra Mandiri tersebut disinyalir beraroma korupsi.
Pantauan di lapangan menyebutkan Proyek Bangunan saluran air senilai Rp. 639.697.300 tersebut kondisi fisiknya sangat memprihatinkan,karena dalam hitungan sementara, proyek itu terkesan asal di kerjakan, terlihat tumpukan Material Box Culvert yang berserakan di sepanjang Aliran Sungai di samping jalan pertigaan arah ke Desa Boboh Menganti.
Selanjutnya, soal ketebalan/lebar dinding bawah saluran irigasi tersebut hanya di Cor asal-asalan tanpa besi cor dan komposisi Mortar/ spesi yang di duga tidak sesuai aturan Spesifikasi, selain itu terlihat dinding Box Culvert yang tidak proporsional/ tidak beraturan, hal ini di duga karena proses galian yang tidak rata dan bengkok ke kanan dan ke kiri tidak beraturan.padahal penampang dinding ataupun tingkat kerataan galian bagian atas sampai bawah harus sama dengan yang diatas.
Di tempat Terpisah, Mariono, petani sawah, warga Desa Kepatihan, saat ditanya, minggu lalu, mengatakan pekerjaan proyek saluran irigasi itu pekerjaannya bangun baru. Proyek ini dikerjakan berkisar bulan september 2016 dan papan proyek kegiatan tidak di pasang dilokasi.
 “Kualitas proyek saluran irigasi ini buruk, paling juga nanti Box Cluvert ini sudah banyak yang geser, bahkan ada yang jebol dan hancur (Rusak Parah), hal itu disebabkan pada saat pengerjaannya proyek ini dikerjakan asal jadi, seperti adukan semen yang dipakai para pekerja semennya muda dan tidak ada takaran yang jelas, termasuk pemasangan dinding dan lantai saluran irigasi tidak mengacu pada Spec Teknis, diduga banyak RAB yang ditabrak,” tambahnya.
“Soal pekerjaan lantai, ini hanya memakai semen dan pasir saja dengan ketebalan kurang dari 10 cm, tanpa memakai batu kali dan dicor memakai besi,menurut saya pekerjaan lantai seperti itu sudah ngawur, dimana. arus air di sngai ini sangat kuat. Agar bangunan saluran ini kuat dan tahan lama, seharusnya bangunan lantai Box Culvert dikerjakan memakai batu kali atau dicor memakai besi”, jelasnya.
Dikatakannya, untuk pasangan rehab, seperti dinding siring yang rusak oleh para pekerja, hanya dipoles saja dengan plesteran semen dengan tebal kira-kira 8 cm tanpa dibongkar dahulu. Saya berani bertaruh baru selesai 2 bulan saluran irigasi ini sudah jebol dan ambruk( rusak parah)”, Ujarnya.
Hal senada, ketua LSM Deling Kuning Samiaji, saat dikonfirmasi minggu lalu, mengatakan proyek bangunan saluran Irigasi di sungai jalan Raya Desa Kepatihan terlihat acak-acakan terkesan ngawur pengerjaannya.
Hal ini dikarenakan pada saat pelaksanaan dikerjakan asal jadi, dimana adukan semen yang dikerjakan oleh para pekerja memakai satu banyak, tanpa takaran yang jelas, sehingga hasil adukan semen yang digunakan untuk proyek saluran irigasi ini adukan semen muda. Dan untuk pekerjaan lantai tumpuan Box Clvert tidak memakai batu dan besi cor.
“Ya kita tahu yang namanya proyek jika dikerjakan melalui pemborong diduga tidak ada yang benar, mereka mau untung besar tapi yang wajar saja jangan terlalu, kalau uang rakyat di pakai seperti ini kita juga sangat kecewa, lihat saja nanti, dan satu lagi, kita akan mendatangkan tim ahli bangunan untuk menginvestigasi Proyek itu, kalau di temukan bukti pelanggaran, akan kami penjarakan Pelaksana Proyek beserta Kroni-kroninya. ”, ujar Samiaji sambil bergegas masuk ke Mobilnya. (jack/why)

0 Response to "Proyek Saluran Air CV.Putra Mandiri beraroma Korupsi"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel