-->

Drs. M. Tegu Jaya Angkat Bicara Atas Dibongkarnya Kantor Camat Talang Ubi.

Kabupaten PALI, www.jejakkasus.info - Ditegaskan oleh Drs. M. Tegu Jaya. MM satu tokoh masyarakat Asli PALI, dan juga beliau ini merupakan seorang inisiator untuk memekarkan PALI menjadi Kabupaten, mungkin pejabat-pejabat di PALI itu tidak tahu Kronologis terjadinya Pemekaran Kabupaten PALI itu, alasannya karena mereka - mereka itu tidak merasa berjuang.

Makanya perjalanan Program pembangunan disitu banyak menuai kritikan, baik dari masyarakat, LSM, maupun toko masyarakat di PALI itu sendiri, karena PALI itu sudah hampir 5 tahun berjalan, sepengetahuan saya di PALI itu Kantor bupati saja belum terbangun, dan saya lihat pada waktu itu saya main ke pendopo kantor Bupati PALI masih mengunakan Kantor Exs MHP, sementara di Daerah lain yang pada waktu itu serentak ketuk Palu oleh DPRD RI yaitu Kabupaten Muaratara.

Sekarang Muaratara sudah ada kantor Bupatinya, Kog PALI tidak bisa bangun Kantor Bupati, kalau saya baca dikoran PALI ini Anggarannya Besar, contoh Proyek Pembangunan jalan saja itu bermiliyar-miliyar.

Berarti PALI itu Beduit namanya, atau mungkin Pejabat disana memang tidak mau bangun kantor Pemerintahannya cukup pakai Gedung Exa MHP itu, inilah yang membuat seluruh toko - toko pejuang pendiri Pali ini sedih, sementara harapan kami siapapun yang memimpin PALI majukan PALI, karena tujuan bersirinya Kabupaten itu adalah Percepatan Pembangunan, dan meningkatkan pelayanan masyarakat, memakmurkan masyarakat serta mensejahterakan Rakyat, ujarnya saat ditemui oleh jejakkasus.info diamannya, rabu (12/07/2017)


Lebih lanjut Teguh, terus terang salah seorang inisiator dan pejuang pendiri Pali sedih melihat kondisi PALI yang sekarang menjadi buah bibir masyarakat, terutama mengenai Pembangunan Rumah Cinta yang mengunakan Gedung Kantor Camat Talang Ubi, yang parahnya lagi Kantor Camat ini sekarang sudah dibongkar, sementara Kantor Camat Talang Ubi Ngontrak, jadi kalau kita pandang sekilas PALI itu Bukannya Maju melainkan Mundur, kalau yang dikatakan maju itu kalau memang di PALI itu benar membutuhkan Rumah Cinta bangun kantor sendiri dong, jangan bongkar kantor yang ada, karena kantor camat itu termasuk pusat layanan Publik, dan tempat masyarakat berurusan, cetusnya


"Sekarang kepentingan Rumah Cinta itu apa sih untuk masyarakat Kabupaten PALI, sehingga Kantor Camat dikorbankan, dan pembongkaran itu sudah dihitung tidak oleh Tim Berapa nilai aset tersebut, karena semuanya itu harus seauai dengan prosedur sesuai dengan aturan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, jangan asal bongkar karena itu salah satu aset daerah, dan kepentingannya harus jelas tidak bisa asal bongkar saja, karena direpublik ini ada aturannya", tetapi saya lihat Kabupaten PALI ini bedah dengan Kabupaten Lain, contoh Kabupaten Muara Enim itu kabupaten Induk dari kabupaten PALI, Muara Enim saja tidak ada yang namanya Rumah Cinta, karena mungkin di Muara Enim yang namanya Rumah Cinta itu tidak begitu mendesak untuk diadakan di Muara Enim, kata Tegu.


Menurut Tegu, Di PALI itu yang pasti kantor itukan masih banyak yang ngontrak, kenapa kantor yang ada malah di bongkar, manfaatnya apa sekarang membangun Rumah Cinta itu tanya teguh, semestinya Kantor Camat Talang Ubi itu tetap., buatlah kantor – kantor yang lain, yang belum ada kantor, sekarang bagaimana Kalau Kantor Camat itu Ngontrak, apakah bisa maksimal memberikan pelayanan kepada masyarakat, kalau ngontrak seperti itu otomatis tempatnya sempit dan yang pasti itu panas kalau ruangan itu kecil, mungkin pegawainya saja tidak betah bagaimana memberikan pelayanan yang baik, ungkapnya


"Untuk Menyikapi permasalahan tersebut menurutnya, Pihak  DPRD PALI itu harus panggil Bupati pali dan harus melakukan Sidang istimewa atau pansus.,Di samping itu tentu DPRD PALI punya hak, kebijakan mengenai prihal tersebut sebagai mana fungsinya.pungkas Tegu. (Reporter Fujianto)

0 Response to "Drs. M. Tegu Jaya Angkat Bicara Atas Dibongkarnya Kantor Camat Talang Ubi."

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel