Dugaan Korupsi di Balik Amal SMPN 1 Modo Lamongan di Ungkap Jejak Kasus.
Kabupaten Lamongan, www.jejakkasus.info - instansi dunia pendidikan kembali tercoreng akibat olah oknum-oknum nakal, bagaimana tidak di SMP Negeri 1 Modo pungutan demi pungutan terus berjalan demi terpenuhinya kantong pribadi kepala sekolah hingga puluhan sampai ratusan juta rupiah.
Seperti potongan sertifikasi dan ke 13 yang diduga dilakukan kepala sekolah SMP Negeri 1 modo yakni sri wahyuni.
Potongan dari 30 guru sertifikasi sebesar lima ratus ribu rupiah (500.000) per guru dengan beralibi untuk pemerataan guru GTT sebesar 200.000 dan untuk pendaftaran peserta didik baru (PPDB) sebesar 300.000 tidak cukup sampai disitu saja kepala sekolah kembali memotong gaji K13 sebesar dua ratus ribu rupiah(200.000) dengan kembali beralibi sebagai berikut:
1, untuk menyumbang mushola sekolah.
2, untuk menyumbang masjid desa jimus.
3, untuk menyumbang masjid dinas kabupaten lamongan.
Sungguh sangat tragis dan sangat memperhatinkan dikala dunia pendidikan yang seharusnya menjadi contoh yang baik malah dijadikan sarang pungli oleh oknum kepala sekolah,dan beberapa oknum guru menyampaikan permasalahan ini ke awak media walaupun dengan perasaan takut akibar arogannya sosok sri wahyuni selaku kepala sekolah.
keinginan dan harapan para dewan guru yang melapor ke awak media agar sriwahyuni dipindah dari smpn 1 modo.
Sungguh sangat tragis dan sangat memperhatinkan dikala dunia pendidikan yang seharusnya menjadi contoh yang baik malah dijadikan sarang pungli oleh ognum kepala sekolah,dan beberapa ognum guru menyampaikan permasalahan ini ke awak media walaupun dengan perasaan takut akibar arogannya sosok sri wahyuni selaku kepala sekolah.
keinginan dan harapan para dewan guru yang memberikan keterangan ke awak media agar Sri Wahyuni di pindahkan dari SMPN 1 Modo. (En).
Seperti potongan sertifikasi dan ke 13 yang diduga dilakukan kepala sekolah SMP Negeri 1 modo yakni sri wahyuni.
Potongan dari 30 guru sertifikasi sebesar lima ratus ribu rupiah (500.000) per guru dengan beralibi untuk pemerataan guru GTT sebesar 200.000 dan untuk pendaftaran peserta didik baru (PPDB) sebesar 300.000 tidak cukup sampai disitu saja kepala sekolah kembali memotong gaji K13 sebesar dua ratus ribu rupiah(200.000) dengan kembali beralibi sebagai berikut:
1, untuk menyumbang mushola sekolah.
2, untuk menyumbang masjid desa jimus.
3, untuk menyumbang masjid dinas kabupaten lamongan.
Sungguh sangat tragis dan sangat memperhatinkan dikala dunia pendidikan yang seharusnya menjadi contoh yang baik malah dijadikan sarang pungli oleh oknum kepala sekolah,dan beberapa oknum guru menyampaikan permasalahan ini ke awak media walaupun dengan perasaan takut akibar arogannya sosok sri wahyuni selaku kepala sekolah.
keinginan dan harapan para dewan guru yang melapor ke awak media agar sriwahyuni dipindah dari smpn 1 modo.
Sungguh sangat tragis dan sangat memperhatinkan dikala dunia pendidikan yang seharusnya menjadi contoh yang baik malah dijadikan sarang pungli oleh ognum kepala sekolah,dan beberapa ognum guru menyampaikan permasalahan ini ke awak media walaupun dengan perasaan takut akibar arogannya sosok sri wahyuni selaku kepala sekolah.
keinginan dan harapan para dewan guru yang memberikan keterangan ke awak media agar Sri Wahyuni di pindahkan dari SMPN 1 Modo. (En).

0 Response to " Dugaan Korupsi di Balik Amal SMPN 1 Modo Lamongan di Ungkap Jejak Kasus."
Post a Comment