Empat Kapal Nelayan Tanjung Beringin Karam Diterjang Ombak,satu Kapal Selamat
Serdang Bedagai, www.jejakkasus.info - Seorang nelayan tradisionil Syaiful (24) warga Dusun XIV Desa Pekan Tanjung Beringin Meninggal dunia akibat diterjang ombak besar di perairan pantai timur kecamatan Tanjung Beringin kabupaten Serdang Bedagai (sergai) minggu malam (8/2/2016).
informasi yang di himpun dilapangan korban yang berstatus bujangan sehari-hari bekerja sebagai nelayan melaut menuju pulau batu sekitar 17mil dari bibir pantai bersama teman nya Salam (38) warga desa Pekan Tanjung Beringin,Saat hendak pulang sekitar pukul 02.30 wib pagi korban terjatuh dari kapal yang kenderai nya , Ungkap teman nya yang selamat Salam mengtakan sikorban melihat ikan ternyata ombak yang besar menhantam kapal nya,akibat hantaman ombak yang saat itu cukup besar,teman korban"Salam" berusaha untuk menolong namun kegelapan yang pekat dan angin yang sangat kencang korban tidak dapat ditemukan lagi ,pihak keluarga dan masyarakat mendapat infornasi langsung bergegas untuk mencari korban namun tidak membuahkan hasil.sekitar pukul 17.15 wib korban ditemukan nelayan Asahan dalam keadaan terapung di perairan Pagurawan asahan, dan di Evakuasi kerumah Duka langsung di makamkan ke makam yang ada di Desa Nagur Tg beringin,selain itu empat kapal nelayan lainnya karam di pintu kuala Tanjung Beringin,diantaranya warga Desa Nagur, Bagan Kuala, dan Desa Pekan Tanjung Beringin ke empat kapal dan awak kapal dapat selamat.
Satu Kapal yang selamat (8/2) senin pukul 15.00 wib sesampai didermaga tempat pelelangan ikan (TPI) AS mengatakan didepan pintu kuala satu perahu karam diterjang ombak dikarenakan mau masuk kebabangan,lalu kami keluar lagi menunggu air pasang,sebab dipintu kuala bedagei sudah sangat dangkal maka sering terjadi para nelayan karam diterjang ombak,Kami sebagai nelayan tradisional mengharapkan kepada pemerintah baik daerah mau pun pusat untuk mengorek pintu kuala bedagei di desa Bagan kuala tersebut agar kami para nelayan bisa selamat dari terjangan ombak,ungkap As.(Khairul aswad).
informasi yang di himpun dilapangan korban yang berstatus bujangan sehari-hari bekerja sebagai nelayan melaut menuju pulau batu sekitar 17mil dari bibir pantai bersama teman nya Salam (38) warga desa Pekan Tanjung Beringin,Saat hendak pulang sekitar pukul 02.30 wib pagi korban terjatuh dari kapal yang kenderai nya , Ungkap teman nya yang selamat Salam mengtakan sikorban melihat ikan ternyata ombak yang besar menhantam kapal nya,akibat hantaman ombak yang saat itu cukup besar,teman korban"Salam" berusaha untuk menolong namun kegelapan yang pekat dan angin yang sangat kencang korban tidak dapat ditemukan lagi ,pihak keluarga dan masyarakat mendapat infornasi langsung bergegas untuk mencari korban namun tidak membuahkan hasil.sekitar pukul 17.15 wib korban ditemukan nelayan Asahan dalam keadaan terapung di perairan Pagurawan asahan, dan di Evakuasi kerumah Duka langsung di makamkan ke makam yang ada di Desa Nagur Tg beringin,selain itu empat kapal nelayan lainnya karam di pintu kuala Tanjung Beringin,diantaranya warga Desa Nagur, Bagan Kuala, dan Desa Pekan Tanjung Beringin ke empat kapal dan awak kapal dapat selamat.
Satu Kapal yang selamat (8/2) senin pukul 15.00 wib sesampai didermaga tempat pelelangan ikan (TPI) AS mengatakan didepan pintu kuala satu perahu karam diterjang ombak dikarenakan mau masuk kebabangan,lalu kami keluar lagi menunggu air pasang,sebab dipintu kuala bedagei sudah sangat dangkal maka sering terjadi para nelayan karam diterjang ombak,Kami sebagai nelayan tradisional mengharapkan kepada pemerintah baik daerah mau pun pusat untuk mengorek pintu kuala bedagei di desa Bagan kuala tersebut agar kami para nelayan bisa selamat dari terjangan ombak,ungkap As.(Khairul aswad).

0 Response to "Empat Kapal Nelayan Tanjung Beringin Karam Diterjang Ombak,satu Kapal Selamat"
Post a Comment