Bunuh diri adalah perbuatan dosa yang tidak di ampuni dosa-nya, oleh Allah SWT, Surah An-Nisa’ ayat 29.
Redaksi, www.jejakkasus.info - Didalam Koridor Agama Islam, dan ajarannya: Bunuh diri merupakan tindakan terlarang yang sangat dibenci Allah.
Ancaman dosanya pun tidak tanggung-tanggung dan begitu mengerikan.
Bahkan dalam hadist dijelaskan bahwa pelaku bunuh diri akan kekal mendekam di neraka jahanam.
Dalam agama Islam, bunuh diri dengan alasan apapun adalah haram.
Orang yang melakukan perbuatan ini terancam akan mendapatkan dosa yang sangat besar. Sebab hidup dan matinya seseorang itu berada di tangan Allah SWT dan merupakan karunia dan wewenang dari Allah.
Allah SWT melarang umatnya untuk melakukan pembunuhan ataupun bunuh diri. Bagi mereka yang melanggarnya akan diancam dengan neraka dan ia akan kekal di dalamnya.
Allah SWT berfirman: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu.
Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu." (QS. An-Nisa' ayat 29).
"Dan barangsiapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." (QS. An-Nisa' ayat 30).
Sungguh pedih azab yang akan diterima oleh orang yang melakukan tindakan bunuh diri ini. Bahkan Rasulullah SAW juga bersabda mengenai hal ini.
"Siapa yang menjatuhkan dirinya dari gunung hingga mati maka di neraka jahanam dia akan menjatuhkan dirinya, kekal di dalamnya selamanya.
Siapa yang menegak racun sampai mati, maka racun itu akan diberikan di tangannya, kemudian dia minum di neraka jahanam, kekal di dalamnya selamanya.
Siapa yang membunuh dirinya dengan senjata tajam maka senjata itu akan diberikan di tangannya kemudian dia tusuk perutnya di neraka jahanam, kekal selamanya." (HR. Bukhari 5778 dan Muslim 109).
Ternyata orang melakukan bunuh diri itu akan mengalami tiga penderitaan, yakni penderitaan di dunia yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan tersebut, penderitaan menjelang kematiannya serta penderitaan kekal di akhirat kelak.
Bunuh diri adalah perbuatan dosa'' karena hanya Allah SWT-lah yang berhak mengambil kehidupan yang telah dia berikan.
Bagi umat Islam' di larang untuk mengharapkan kematian, tidak peduli bagaimana pun kondisi mereka.
Dan, orang yang bunuh diri boleh di Shalati.
Allah SWT secara tegas melarang tindakan bunuh diri. Larangan itu disebutkan, antara lain, dalam surah an-Nisa’ ayat 29 yang artinya, “Janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha penyayang kepadamu.” Ini seperti tertuang pula di surah an-Nisa’ ayat 30.
Percayalah: Allah tidak memberikan ujian di luar batas kemampuan manusia.
Al Qur’an surat al An’am ayat 44 Allah swt berfirman :
Orang orang yang mendapatkan cobaan yang sesuai dengan kekuatan hambanya tentulah dia adalah hamba hamba yang beriman dan bertaqwa kepada Allah, sehingga Allah swt memberikan cobaan pada hamba tersebut atas.
Dan setelah di uji, maka mereka di beri pertolongan oleh Allah swt.
Wahai orang - orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt. Maka setiap cobaan, setiap kesulitan, di jamin oleh Allah swt, akan di beri jalan keluar yang gampang dan tidak di persulit.
Firman Allah swt dalam surat At-Tholaq ayat 2,3,4,5 ini bisa menjadi patokan, bagaimana Allah menjamin orang orang yang bertaqwa dan beriman kepada Nya
Artinya : (2) Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar.
(3) Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.
Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.
Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.
Penanggung Jawab Posting berita: SUPRIYNTO DIREKTUR EKSEKUTIF PT.PRIA SAKTI PERKASA No: AHU-13286.40.10.2014 NPWP 70.419.437.2-602.000. Sekretariat: Jalan Raya Kemantren 82, Terusan, Gedeg, Mojokerto, www.jejakkasus.info 082141523999. PIN: 5EB5B50C
Demikian ulasan mengenai pandangan Islam terkait bunuh diri, Semoga kita bisa mengambil hikmah dari artikel ini, bahwasanya selaku umat Islam kita harus selalu berpedoman kepada Al-Qur’an dan hadist serta meyakini bahwa Allah SWT tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan Umat-Nya.
Optimis' pasti ada solusi segala permasalahan berat yang kita pikul, Allah akan memberikan kemudahan kepada kita. Dan Allah punya rencana lain yang lebih indah. (Pria Sakti).
Ancaman dosanya pun tidak tanggung-tanggung dan begitu mengerikan.
Bahkan dalam hadist dijelaskan bahwa pelaku bunuh diri akan kekal mendekam di neraka jahanam.
Dalam agama Islam, bunuh diri dengan alasan apapun adalah haram.
Orang yang melakukan perbuatan ini terancam akan mendapatkan dosa yang sangat besar. Sebab hidup dan matinya seseorang itu berada di tangan Allah SWT dan merupakan karunia dan wewenang dari Allah.
Allah SWT melarang umatnya untuk melakukan pembunuhan ataupun bunuh diri. Bagi mereka yang melanggarnya akan diancam dengan neraka dan ia akan kekal di dalamnya.
Allah SWT berfirman: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu.
Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu." (QS. An-Nisa' ayat 29).
"Dan barangsiapa berbuat demikian dengan melanggar hak dan aniaya, maka Kami kelak akan memasukkannya ke dalam neraka. Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah." (QS. An-Nisa' ayat 30).
Sungguh pedih azab yang akan diterima oleh orang yang melakukan tindakan bunuh diri ini. Bahkan Rasulullah SAW juga bersabda mengenai hal ini.
"Siapa yang menjatuhkan dirinya dari gunung hingga mati maka di neraka jahanam dia akan menjatuhkan dirinya, kekal di dalamnya selamanya.
Siapa yang menegak racun sampai mati, maka racun itu akan diberikan di tangannya, kemudian dia minum di neraka jahanam, kekal di dalamnya selamanya.
Siapa yang membunuh dirinya dengan senjata tajam maka senjata itu akan diberikan di tangannya kemudian dia tusuk perutnya di neraka jahanam, kekal selamanya." (HR. Bukhari 5778 dan Muslim 109).
Ternyata orang melakukan bunuh diri itu akan mengalami tiga penderitaan, yakni penderitaan di dunia yang mendorongnya untuk melakukan perbuatan tersebut, penderitaan menjelang kematiannya serta penderitaan kekal di akhirat kelak.
Bunuh diri adalah perbuatan dosa'' karena hanya Allah SWT-lah yang berhak mengambil kehidupan yang telah dia berikan.
Bagi umat Islam' di larang untuk mengharapkan kematian, tidak peduli bagaimana pun kondisi mereka.
Dan, orang yang bunuh diri boleh di Shalati.
Allah SWT secara tegas melarang tindakan bunuh diri. Larangan itu disebutkan, antara lain, dalam surah an-Nisa’ ayat 29 yang artinya, “Janganlah kamu membunuh dirimu, sesungguhnya Allah adalah Maha penyayang kepadamu.” Ini seperti tertuang pula di surah an-Nisa’ ayat 30.
Percayalah: Allah tidak memberikan ujian di luar batas kemampuan manusia.
Al Qur’an surat al An’am ayat 44 Allah swt berfirman :
Orang orang yang mendapatkan cobaan yang sesuai dengan kekuatan hambanya tentulah dia adalah hamba hamba yang beriman dan bertaqwa kepada Allah, sehingga Allah swt memberikan cobaan pada hamba tersebut atas.
Dan setelah di uji, maka mereka di beri pertolongan oleh Allah swt.
Wahai orang - orang yang beriman dan bertaqwa kepada Allah swt. Maka setiap cobaan, setiap kesulitan, di jamin oleh Allah swt, akan di beri jalan keluar yang gampang dan tidak di persulit.
Firman Allah swt dalam surat At-Tholaq ayat 2,3,4,5 ini bisa menjadi patokan, bagaimana Allah menjamin orang orang yang bertaqwa dan beriman kepada Nya
Artinya : (2) Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar.
(3) Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barang siapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.
Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki) Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.
Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan menghapus kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.
Penanggung Jawab Posting berita: SUPRIYNTO DIREKTUR EKSEKUTIF PT.PRIA SAKTI PERKASA No: AHU-13286.40.10.2014 NPWP 70.419.437.2-602.000. Sekretariat: Jalan Raya Kemantren 82, Terusan, Gedeg, Mojokerto, www.jejakkasus.info 082141523999. PIN: 5EB5B50C
Demikian ulasan mengenai pandangan Islam terkait bunuh diri, Semoga kita bisa mengambil hikmah dari artikel ini, bahwasanya selaku umat Islam kita harus selalu berpedoman kepada Al-Qur’an dan hadist serta meyakini bahwa Allah SWT tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan Umat-Nya.
Optimis' pasti ada solusi segala permasalahan berat yang kita pikul, Allah akan memberikan kemudahan kepada kita. Dan Allah punya rencana lain yang lebih indah. (Pria Sakti).

0 Response to "Bunuh diri adalah perbuatan dosa yang tidak di ampuni dosa-nya, oleh Allah SWT, Surah An-Nisa’ ayat 29."
Post a Comment