Target 105 hari Rampungkan Bundaran Mastrip Perencanaan Proyek Gladak Serang amburadul dan patut disorot.
Probolinggo, www.jejakkasus.info - Pembangunan Bundaran Mas trip simpang simpang lima Gladak serang berjalan hampir memasuki minggu ketiga di bulan Oktober 2016 dan diharapkan pada ahir Desember 2016, pekerjaan Simpang Gladak serang harus sudah rampung selesai 100 %, melalui pantauan Radar Bangsa dilapangan pekerjaan yang tendernya dimenangkan oleh PT Seribu bintang Perkasa menyisahkan seribu pertanyaan karena proyek Gladag Serang adalah pekerjaan berkelanjutan, PT seribu Bintang adalah penerus atas pekerjaan yang telah selesai dikerjakan oleh rekanan sebelumnya di tahun 2015, namun nyatanya PT Seribu Bintang harus membongkar dan Mengangkat Box Culvert dan pembongkaran Box Culvert merupakan tahapan awal dalam proyek Bundaran Gladak serang, pekerjaan tahab pertama menjadi tidak ada manfaatnya karena harus dibongkar, anggaran Ratusan Juta rupiah untyuk mengerjakan pekerjaan tahab pertamamenjadi Musproh serta tidak bermanfaat, dana Rakyat ratusan juta rupiah dihamburkan begitu saja diduga Dinas pekerjaan umum kota Probolinggo salah dalam membuat perencanaan pembuangunan Box Culvert, kenapa perencanaan pemasangan Box Culvert tidak direncanakan sesuai dengan kebutuhan? kenapa pekerjaan tahab pertama direncanakan dengan tidak sesuai dengan Program jangka panjang? para pemerhati pembangunan Gladak sereng menengarahi ada kecerobohan yang serius yang dilakukan oleh perencana dinas PU untuk pekerjaan tahab awaluntuk itu Masyarakat pemerhati pembangunan Gladak serang meminta pihak kejaksaan negeri Probolinggo untuk mengaudit terhadap dugaan penyimpangan atas penggunaan anggaran pembangunan Gladak serang tahap pertama di tahun 2015 Sementara itu sementara itu kepaladinas Pekerjaan Umum (Plt) Ir Imanto mantan kepala Bapeda kota Probolinggo kepada Koran inimenyampaikan perencanaan Jembatan Gladak Serang tahab pertama memang itu hasil perencanaan di era kepempinan saya tetapi setelah itu memasuki perencanaan pelaksanaan tahab
berikutnya sudah bukan saya lagi karena saya pindah tugas ke Bapeda, dan perencanaan berikutnya adalah kepala PU yang baru yakni Ir Nurkamdani silahkan teman-teman tanyakan keP Nurkamdani kenapa bisa seperti itu “ujarnya tetapi saying ketika para awak Pers ketika IrNurkamdani dikomformasi tentang ini belum siap memberi klarifikasi dan lari masuk ke ruangkerjanya dengan alasan mau rapat, sementara Direktur PT. Seribu Bintang Perkasa, Wanto,menjelaskan bahwa pengangkatan kembali box culvert merupakan tahapan awal dalam proyekBundaran Mastrip. “Kita angkat semua box culvertnya, kemudian mengganti “pancang’ dari bamboo dengan pancang beton agar tidak terjadi pergeseran box culvert”, jelasnya kepada Koran Radar Bangsa juga menambahkan estimasi waktu pengerjaan bongkar pasang box culvert tersebut diperkirakan lebih kurang 30 hari. “Setelah disurvey ternyata harus dilakukan modifikasi pancang yang akan dipasang jadi waktunya agak lama”, ungkapnya Saat ditanya terkait dengan bangunan yang masih berdiri di sekitar lokasi, Wanto menyatakan bahwa pihaknya telahmelakukan pembongkaran sejak Selasa (6/9) kemarin. “secepatnya kita ratakan dengan alat berat, agar lokasi eks bangunan bisa digunakan untuk meletakkan box culvert”, jawabnya.
Pada tahapan bongkar pasang box culvert ini, ia menjamin tidak akan mengganggu arus lalu lintas.
Namun, pada tahapan berikutnya yakni pembentukan level jalan bentuk bundaran akanberdampak pada kelancaran arus lalu lintas. Guna mengatasi kondisi tersebut, ia akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
Wanto optimis target waktu 105 hari untuk merampungkanpembangunan Bundaran Mastrip dapat tercapai. (Nng/RB).
berikutnya sudah bukan saya lagi karena saya pindah tugas ke Bapeda, dan perencanaan berikutnya adalah kepala PU yang baru yakni Ir Nurkamdani silahkan teman-teman tanyakan keP Nurkamdani kenapa bisa seperti itu “ujarnya tetapi saying ketika para awak Pers ketika IrNurkamdani dikomformasi tentang ini belum siap memberi klarifikasi dan lari masuk ke ruangkerjanya dengan alasan mau rapat, sementara Direktur PT. Seribu Bintang Perkasa, Wanto,menjelaskan bahwa pengangkatan kembali box culvert merupakan tahapan awal dalam proyekBundaran Mastrip. “Kita angkat semua box culvertnya, kemudian mengganti “pancang’ dari bamboo dengan pancang beton agar tidak terjadi pergeseran box culvert”, jelasnya kepada Koran Radar Bangsa juga menambahkan estimasi waktu pengerjaan bongkar pasang box culvert tersebut diperkirakan lebih kurang 30 hari. “Setelah disurvey ternyata harus dilakukan modifikasi pancang yang akan dipasang jadi waktunya agak lama”, ungkapnya Saat ditanya terkait dengan bangunan yang masih berdiri di sekitar lokasi, Wanto menyatakan bahwa pihaknya telahmelakukan pembongkaran sejak Selasa (6/9) kemarin. “secepatnya kita ratakan dengan alat berat, agar lokasi eks bangunan bisa digunakan untuk meletakkan box culvert”, jawabnya.
Pada tahapan bongkar pasang box culvert ini, ia menjamin tidak akan mengganggu arus lalu lintas.
Namun, pada tahapan berikutnya yakni pembentukan level jalan bentuk bundaran akanberdampak pada kelancaran arus lalu lintas. Guna mengatasi kondisi tersebut, ia akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
Wanto optimis target waktu 105 hari untuk merampungkanpembangunan Bundaran Mastrip dapat tercapai. (Nng/RB).

0 Response to "Target 105 hari Rampungkan Bundaran Mastrip Perencanaan Proyek Gladak Serang amburadul dan patut disorot."
Post a Comment