Korban Pengrusakan Rumah dan Mobil Milik Silvia Utami di Dusun Kajangan Desa Kepuhkajang Perak Mengadu Minta Pengawalan NGO HDIS/ Jejak Kasus.
Akibat Mrusak Mobil Basori' Anam Hermanto Di Polisikan Ke Polsek Perak Jombang.
Jombang, www.jejakkas.info - Sial nasib Basori beserta keluarga, Hari Jum at tanggal 23 Desember 2016 kurang lebih pukul 11.45 Wib, Basori duduk di kursi depan rumahnya Dusun Kajangan Desa Kepuhkajang Kecamatan Perak Kabupaten Jombang Rumah dan Mobilnya tiba-tiba di rusak oleh Pandi alias Takrib, Doni alias Copet, Jarwo, Sugianto, Yono alias Buntol semua warga Dusun Kajangan Desa Kepuhkajang Kecamatan Perak.
Akibat ulah 5 pelaku tersebut' Korban Silvia 28 tahun mengalami luka di lengan dan si kecil Aprilia 2 tahun 8 bulan mengalami trauma.
Kronologis kejadian perkara, Tidak lama kemudian ada seseorang yang mendatanginya, yakni saudara Anam hermanto).
Anam mengatakan dengan kata-kata "kamu ngomong apa sama yang membeli mobil saya, Saya tidak ngomong apa-apa, Kata Basori kepada anam.
Namun saudara anam tetap tidak menerima jawaban yang di ucapkan dari Basori, Malah Anam berkata kamu gak usah banyak bicara, kamu sudah bicara sama pembeli mobilku, mobil bosok/ rusak kok dibeli, sambil berkata kamu tak pukul sambil menggenggamkan tangannya.
Basori mengatakan panggil saja pembeli mobilnya di selesaikan dengan baik atau kekeluargaan, namun anam tidak mau dan tidak terima etikat baik nya Basori.
Wis tidak usah banyak mulut sambil mengacung ngacungkan sebuah pisau dari depan perut awas kamu, dengan ketakakutan saudara basori sampai-sampai jari telunjuk tangan kanannya silet karena pada saat itu sedang cukur jenggot.
Dengan kejadian tersebut Basori melaporkan kepolsek Perak karena menyangkut Keselamatan Basori dan kekeluarga.
Basori buka laporan polisi pukul 12.30 Wib dipolsek Perak, saar itu ditangani oleh Kanit Reskrim Aiptu Senthot, selama dipolsek kurang lebihnya 5 jam harus menunggunya dengan sabar karena Basori sudah mendapat surat bukti Laporannya, kemudian Basori pulang kerumah kurang lebih pukul 19.00 Wib, lalu mandi habis mandi makan, belum usai acara makan terdengar teriakan warga bosoriii, keluar, basoriii, keluar kalau tidak keluar saya hancurkan mobilmu.
Karena takut, Basori masuk kamar bersama kedua anaknya Mey Rahayu 4 tahun, Aprelia 2 tahun, 8 bulan), Dan mobil basori di hancurkannya oleh segerombolan orang.
Dengan kejadihan tersebut anak dan istrinya trauma bahkan silfia utami (28 tahun).
Tangan kanannya mengalami memar akibat kena benturan pintu yang ditendang hingga lepas dari engselnya, sementara itu beberapa pemuda yang melakukan perbuatan anarkis, pada saat kejadian bahkan ibu surati (50 tahun) mengalami pingsan setelah kejadian hingga saat ini belum ada yang dijadikan tersangka, sementara waktu Polisi Polsek Perak dan Polres Jombang masih mendalami perkara itu. dan Pihak Korban minta pendampingan kepada Redaksi NGO HDIS / Jejak Kasus Rabu 28 Desember 2016 pukul 14.20 Wib. Bersambung. (BS).
Jombang, www.jejakkas.info - Sial nasib Basori beserta keluarga, Hari Jum at tanggal 23 Desember 2016 kurang lebih pukul 11.45 Wib, Basori duduk di kursi depan rumahnya Dusun Kajangan Desa Kepuhkajang Kecamatan Perak Kabupaten Jombang Rumah dan Mobilnya tiba-tiba di rusak oleh Pandi alias Takrib, Doni alias Copet, Jarwo, Sugianto, Yono alias Buntol semua warga Dusun Kajangan Desa Kepuhkajang Kecamatan Perak.
Akibat ulah 5 pelaku tersebut' Korban Silvia 28 tahun mengalami luka di lengan dan si kecil Aprilia 2 tahun 8 bulan mengalami trauma.
Kronologis kejadian perkara, Tidak lama kemudian ada seseorang yang mendatanginya, yakni saudara Anam hermanto).
Anam mengatakan dengan kata-kata "kamu ngomong apa sama yang membeli mobil saya, Saya tidak ngomong apa-apa, Kata Basori kepada anam.
Namun saudara anam tetap tidak menerima jawaban yang di ucapkan dari Basori, Malah Anam berkata kamu gak usah banyak bicara, kamu sudah bicara sama pembeli mobilku, mobil bosok/ rusak kok dibeli, sambil berkata kamu tak pukul sambil menggenggamkan tangannya.
Basori mengatakan panggil saja pembeli mobilnya di selesaikan dengan baik atau kekeluargaan, namun anam tidak mau dan tidak terima etikat baik nya Basori.
Wis tidak usah banyak mulut sambil mengacung ngacungkan sebuah pisau dari depan perut awas kamu, dengan ketakakutan saudara basori sampai-sampai jari telunjuk tangan kanannya silet karena pada saat itu sedang cukur jenggot.
Dengan kejadian tersebut Basori melaporkan kepolsek Perak karena menyangkut Keselamatan Basori dan kekeluarga.
Basori buka laporan polisi pukul 12.30 Wib dipolsek Perak, saar itu ditangani oleh Kanit Reskrim Aiptu Senthot, selama dipolsek kurang lebihnya 5 jam harus menunggunya dengan sabar karena Basori sudah mendapat surat bukti Laporannya, kemudian Basori pulang kerumah kurang lebih pukul 19.00 Wib, lalu mandi habis mandi makan, belum usai acara makan terdengar teriakan warga bosoriii, keluar, basoriii, keluar kalau tidak keluar saya hancurkan mobilmu.
Karena takut, Basori masuk kamar bersama kedua anaknya Mey Rahayu 4 tahun, Aprelia 2 tahun, 8 bulan), Dan mobil basori di hancurkannya oleh segerombolan orang.
Dengan kejadihan tersebut anak dan istrinya trauma bahkan silfia utami (28 tahun).
Tangan kanannya mengalami memar akibat kena benturan pintu yang ditendang hingga lepas dari engselnya, sementara itu beberapa pemuda yang melakukan perbuatan anarkis, pada saat kejadian bahkan ibu surati (50 tahun) mengalami pingsan setelah kejadian hingga saat ini belum ada yang dijadikan tersangka, sementara waktu Polisi Polsek Perak dan Polres Jombang masih mendalami perkara itu. dan Pihak Korban minta pendampingan kepada Redaksi NGO HDIS / Jejak Kasus Rabu 28 Desember 2016 pukul 14.20 Wib. Bersambung. (BS).

0 Response to "Korban Pengrusakan Rumah dan Mobil Milik Silvia Utami di Dusun Kajangan Desa Kepuhkajang Perak Mengadu Minta Pengawalan NGO HDIS/ Jejak Kasus."
Post a Comment