Wajah Hermawan 30 Usai Menyandera Ibu dan Balita di Angkot KWT Jurusan Rawamangun - Pulogadung, T.25 - Di Borgol Polisi.
Jakarta, www.jejakkasus.info - Aksi penyanderaan terhadap seorang ibu dan anaknya di Ankot KWK: Hermawan 30 tahun, yakni di dalam angkot KWK jurusan Rawamangun - Pulogadung, T.25. JAKARTA.
Untuk melancarkan aksi bejatnya, Hermawan 30 tahun saat itu berpura-pura menjadi seorang pemumpang angkot.
Kepada Pers - nya: Humas Polres Jakarta Timur Kompol Wasiyem mengungkapkan, terkait penyanderaan di angkot KWK, disaat melihat Isnawati, Hermawan langsung mengeluarkan senjata tajam dan mengarahkan ke leher Isnawati. Pria asal Kebumen itu meminta barang barang Isnawati menyerahkan ponsel, kalung, dan gelang miliknya.
Saat itu mobil sudah di lampu merah, korban berteriak minta tolong. Saat itu juga ada anggota Satlantas Jakarta Timur Aiptu Sunaryanto yang sedang melintas,” kata Wasiyem dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu, 9 April 2017.
Sunaryanto mendekat untuk bernegosiasi agar Hermawan mengurunkan niatnya. Hingga 30 menit, Hermawan belum juga menyerah.
“Saat lengah, Anggota Polisi Surnaryanto langsung menembak lengan kanan pelaku. Saat itu juga pelaku langsung dibekuk, dan masukkan mobil polisi.
Meski saat itu hapir saja pelaku di sudahi nyawanya oleh massa, namun polisi telah mengamankan pelaku untuk dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk menjalani perawatan akibat luka tembak. Sementara para saksi tengah diperiksa di Polsek Duren Sawit.
Kejadian itu telah memancing kemarahan ratusan warga untuk mendekat ke angkot. Banyak dari mereka ikut bernegosiasi supaya pelaku tidak melukai korban Isnawati dan anaknya yang masih usia 5 tahun. (pria).
Untuk melancarkan aksi bejatnya, Hermawan 30 tahun saat itu berpura-pura menjadi seorang pemumpang angkot.
Kepada Pers - nya: Humas Polres Jakarta Timur Kompol Wasiyem mengungkapkan, terkait penyanderaan di angkot KWK, disaat melihat Isnawati, Hermawan langsung mengeluarkan senjata tajam dan mengarahkan ke leher Isnawati. Pria asal Kebumen itu meminta barang barang Isnawati menyerahkan ponsel, kalung, dan gelang miliknya.
Saat itu mobil sudah di lampu merah, korban berteriak minta tolong. Saat itu juga ada anggota Satlantas Jakarta Timur Aiptu Sunaryanto yang sedang melintas,” kata Wasiyem dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu, 9 April 2017.
Sunaryanto mendekat untuk bernegosiasi agar Hermawan mengurunkan niatnya. Hingga 30 menit, Hermawan belum juga menyerah.
“Saat lengah, Anggota Polisi Surnaryanto langsung menembak lengan kanan pelaku. Saat itu juga pelaku langsung dibekuk, dan masukkan mobil polisi.
Meski saat itu hapir saja pelaku di sudahi nyawanya oleh massa, namun polisi telah mengamankan pelaku untuk dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk menjalani perawatan akibat luka tembak. Sementara para saksi tengah diperiksa di Polsek Duren Sawit.
Kejadian itu telah memancing kemarahan ratusan warga untuk mendekat ke angkot. Banyak dari mereka ikut bernegosiasi supaya pelaku tidak melukai korban Isnawati dan anaknya yang masih usia 5 tahun. (pria).

0 Response to "Wajah Hermawan 30 Usai Menyandera Ibu dan Balita di Angkot KWT Jurusan Rawamangun - Pulogadung, T.25 - Di Borgol Polisi."
Post a Comment