Diguyur Hujan Selama Empat Jam, Tebing setinggi 100 m Longsor
Polda Bali - Polres Buleleng , www.jejakkasus.info - Tanah Longsor di Dearah Bayure Desa Kedis Karena Hujan Lebat juga menyebabkan Pipa Air Minum warga putus sepanjang 200 meter.
Polsek Busungbiu, Selasa (30/5/2017) Pkl.10.30 wita, Kelian Desa Kedis bersama Bhabinkamtibmas Desa Kedis Polsek Busungbiu Polres Buleleng meninjau Lokasi Tanah Longsor yang Mengakibatkan Pipa Penyalur air Bersih milik warga terputus akibat tanah yang longsor.
Bhabin Ds.Kedis Aiptu Dewa Nyoman Widiastawa, mendampingi perbekel Desa Kedis Nengah Suparna, SH, M.Pd, Ketua BPD Jro. Nyoman Sumerasa, Kelian Banjar Kaja Nengah Sutiska, bersama-sama meninjau lokasi tebing setinggi 100 m, di wilayah Bayure Desa Kedis, yang mengalami longsor akibat diguyur hujan deras yang berlangsung selama kurang lebih selama 4 jam kemarin, Senin (29/5).
Tebing yang longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa serta tidak menganggu arus lalulintas karena letaknya yang jauh dari pemukiman warga, namun menyebabkan pipa saluran air milik warga yang terpasang dilokasi terputus sepanjang kurang lebih 200 meter akibat longsor.
Kapolsek Busungbiu AKP I Nengah Muliadi, SH, saat dikonfirmasi "membenarkan adanya tanah longsor yang mengakibatkan terputusnya aliran air untuk warga Desa Kedis dikarenakan Pipa saluran air yang terputus karena longsor, dia juga nengatakan bahwa tidak ada korban jiwa serta tidak mengganggu arus lalulintas karena tempat terjadinya longsor jauh dari pemukiman warga", demikian ungkap Kapolsek. (Priya).
Polsek Busungbiu, Selasa (30/5/2017) Pkl.10.30 wita, Kelian Desa Kedis bersama Bhabinkamtibmas Desa Kedis Polsek Busungbiu Polres Buleleng meninjau Lokasi Tanah Longsor yang Mengakibatkan Pipa Penyalur air Bersih milik warga terputus akibat tanah yang longsor.
Bhabin Ds.Kedis Aiptu Dewa Nyoman Widiastawa, mendampingi perbekel Desa Kedis Nengah Suparna, SH, M.Pd, Ketua BPD Jro. Nyoman Sumerasa, Kelian Banjar Kaja Nengah Sutiska, bersama-sama meninjau lokasi tebing setinggi 100 m, di wilayah Bayure Desa Kedis, yang mengalami longsor akibat diguyur hujan deras yang berlangsung selama kurang lebih selama 4 jam kemarin, Senin (29/5).
Tebing yang longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa serta tidak menganggu arus lalulintas karena letaknya yang jauh dari pemukiman warga, namun menyebabkan pipa saluran air milik warga yang terpasang dilokasi terputus sepanjang kurang lebih 200 meter akibat longsor.
Kapolsek Busungbiu AKP I Nengah Muliadi, SH, saat dikonfirmasi "membenarkan adanya tanah longsor yang mengakibatkan terputusnya aliran air untuk warga Desa Kedis dikarenakan Pipa saluran air yang terputus karena longsor, dia juga nengatakan bahwa tidak ada korban jiwa serta tidak mengganggu arus lalulintas karena tempat terjadinya longsor jauh dari pemukiman warga", demikian ungkap Kapolsek. (Priya).


0 Response to "Diguyur Hujan Selama Empat Jam, Tebing setinggi 100 m Longsor"
Post a Comment