Kondisi Terahir Ajudan Kapolresta Setelah Sebelumnya Dikabarkan Tewas | Reporter Detik Kasu - Arifin.
Jayapura Kota, www.jejakkasus.info - Pada saat peristiwa bentrok dan pemalangan yang terjadi di depan Korem 172 / PWY sehingga berujung pelemparan dan pengeroyokan terhadap Kapolres Jayapura Kota Akbp Marison Tober H.Sirait, Sik,MH beserta ajudanya di jln.Raya sentani depan mako Korem distrik Heram Kamis, (27/05).
Setelah diberitakan Meninggal melalui medsos ternyata tidak benar bahwa ajudan Kapolres Jayapura Kota Bripda Nyoman Alit dianiaya secara bersama-sama oleh kelompok warga saat peristiwa naas tersebut terjadi, bahwa yang bersangkutan masih selamat walau menderita luka cukup serius pada bagian wajahnya yaitu mengalami patah tulang pipi, luka lecet di dada kiri,luka tusuk dibahu kanan dan memar dipunggung .
"Ketika Humas Polres Jayapura Kota mencoba mendatangi yang bersangkutan di RS Bhayangkara Jayapura lalu menceritrakan awal mula terjadinya peristiwa tersebut.bahwa pria yang bernama lengkap Bripda Nyoman Alit Jeni Suparman, (20) tahun itu pada awalnya sedang istirahat di kediaman Kapolres setelah semalaman mendampingi beliau dan pada saat peristiwa tersebut terjadi langsung menyusul ke TKP ( Tempat Kejadian Perkara) untuk mendampingi Kapolres sambil memakai helm dan Shebo (penutup wajah) dan sekitar 14.20 wit tiba-tiba ada warga yang memukulnya karena mengira dia pelakunya dan warga lain teriak itu dia pelaku pembakar al-kitab lalu Nyoman langsung mendekati Kapolres sambil Kapolres menjelaskan bahwa ini ajudan, namun masa bringas dan tak terkendali memukuli Nyoman hingga Kapolres pun dilempari batu pada dada kiri oleh masa dan nyoman sempat diselamatkan oleh Wakapolsek Abepura hingga ahirnya dapat meloloskan dengan menumpang motor ke RS Bhayangkara." Ungkapnya
Saat ini Bripda Nyoman masih menjalani rawat inap di RS Bhayangkara dan Humas Polres juga sempat mendapatkan penjelasan dari salah satu staf rumah sakit yang tidak mau disebutkan namanya bahwa Nyoman menderita luka serius itu adalah patah tulang pipi tepatnya dibawah mata kiri.
Sedangkan Kapolres telah diijinkan oleh pihak rumah sakit Bhayangkara untuk menjalani rawat jalan bahkan hari ini beliau telah masuk kantor dan langsung memimpin apel pagi sekaligus memberikan arahan kepada anggota agar tetap semangat dalam pelaksanaan tugas dan kiranya tetap hati-hati."Tegas Kapolres. (Arf).
Setelah diberitakan Meninggal melalui medsos ternyata tidak benar bahwa ajudan Kapolres Jayapura Kota Bripda Nyoman Alit dianiaya secara bersama-sama oleh kelompok warga saat peristiwa naas tersebut terjadi, bahwa yang bersangkutan masih selamat walau menderita luka cukup serius pada bagian wajahnya yaitu mengalami patah tulang pipi, luka lecet di dada kiri,luka tusuk dibahu kanan dan memar dipunggung .
"Ketika Humas Polres Jayapura Kota mencoba mendatangi yang bersangkutan di RS Bhayangkara Jayapura lalu menceritrakan awal mula terjadinya peristiwa tersebut.bahwa pria yang bernama lengkap Bripda Nyoman Alit Jeni Suparman, (20) tahun itu pada awalnya sedang istirahat di kediaman Kapolres setelah semalaman mendampingi beliau dan pada saat peristiwa tersebut terjadi langsung menyusul ke TKP ( Tempat Kejadian Perkara) untuk mendampingi Kapolres sambil memakai helm dan Shebo (penutup wajah) dan sekitar 14.20 wit tiba-tiba ada warga yang memukulnya karena mengira dia pelakunya dan warga lain teriak itu dia pelaku pembakar al-kitab lalu Nyoman langsung mendekati Kapolres sambil Kapolres menjelaskan bahwa ini ajudan, namun masa bringas dan tak terkendali memukuli Nyoman hingga Kapolres pun dilempari batu pada dada kiri oleh masa dan nyoman sempat diselamatkan oleh Wakapolsek Abepura hingga ahirnya dapat meloloskan dengan menumpang motor ke RS Bhayangkara." Ungkapnya
Saat ini Bripda Nyoman masih menjalani rawat inap di RS Bhayangkara dan Humas Polres juga sempat mendapatkan penjelasan dari salah satu staf rumah sakit yang tidak mau disebutkan namanya bahwa Nyoman menderita luka serius itu adalah patah tulang pipi tepatnya dibawah mata kiri.
Sedangkan Kapolres telah diijinkan oleh pihak rumah sakit Bhayangkara untuk menjalani rawat jalan bahkan hari ini beliau telah masuk kantor dan langsung memimpin apel pagi sekaligus memberikan arahan kepada anggota agar tetap semangat dalam pelaksanaan tugas dan kiranya tetap hati-hati."Tegas Kapolres. (Arf).

0 Response to "Kondisi Terahir Ajudan Kapolresta Setelah Sebelumnya Dikabarkan Tewas | Reporter Detik Kasu - Arifin."
Post a Comment