Kondisi Gedung Memprihatinkan, Siswa SDN Suranenggala 2 Belajar Di Mushola.
Cirebon, www.jejakkasus.info - Dunia pendidikan di Kabupaten Cirebon sungguh memprihatinkan.Potret buram pendidikan itu tercermin dari kondisi bangunan SDN Suranenggala 2 Kecamatan Suranenggala Kabupaten Cirebon.
Pasalnya, selain dinding sekolah dan plafon bambu yang rusak disana-sini karena lapuk dimakan usia, bangku belajar para siswanyapun tidak kalah rusaknya.
Bahkan, mirisnya lagi, para siswa dari dua kelas di SDN tersebut terpaksa harus mengikuti KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) di Mushola Sekolah yang sempit.Kondisi tersebut tentu membuat anak didik merasa tidak nyaman, karena mereka "dipaksa" belajar dengan berdesak-desakan."Enggak enak pak belajar di Mushola kaya gini,"ujar salah satu siswa, Amel. Ironisnya, letak SDN tersebut tidak jauh dari kediaman Kadisdik Kabupaten Cirebon, H. Asdulah dan Kepala UPT Pendidikan setempat, H. delap.
Tapi mengapa kondisi tersebut seolah dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya skala prioritas merehabilitasi bangunan sekolah tersebut.
Padahal,menurut Kepala Sekolah SDN. Suranenggala 2, Riduwan, S.Pd.I, pihaknya bersama pemerintahan Desa sudah lama mengajukan permohonan bantuan dan
Proposal kepada Dinas terkait.Namun sampai saat ini, upaya itu belum juga membuahkan hasil."Kami sudah mengajukan permohonan bantuan melalui mekanisme dan prosedur yang ada,namun selalu dijawab sedang dalam proses.Malah justru pihak Swasta atau perusahaan lain seperti Pertamina yang belum lama ini memberikan bantuan sarana sekolah berupa bangku untuk menunjang kegiatan belajar mengajar,”Ungkap Riduwan.
Salah satu guru yang tidak mau disebut namanya,mengaku prihatin dengan kondisi Sekolah yang dibiarkan seperti itu.Dia berharap Pemda Kabupaten Cirebon melalui Dinas terkait dapat segera merealisasikan pembangunan atau rehabilitasi gedung SDN tersebut.
Kondisi gedung sekolah yang tak tersentuh perhatian pemerintah itu sudah berlangsung lama.Hal itu ternyata mengundang keprihatinan Media Jejak Kasus untuk melihat langsung kondisinya.Bersama tim JK, Kepala Perwakilan JK Jabar, Hj. Rd. Ayu Suhartini, SE, MM, menyambangi SDN Suranenggala 2 dan memberi bantuan alat tulis guna mendorong semangat belajar para siswa meski dalam kondisi darurat.(hafidz/sukur).
Pasalnya, selain dinding sekolah dan plafon bambu yang rusak disana-sini karena lapuk dimakan usia, bangku belajar para siswanyapun tidak kalah rusaknya.
Bahkan, mirisnya lagi, para siswa dari dua kelas di SDN tersebut terpaksa harus mengikuti KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) di Mushola Sekolah yang sempit.Kondisi tersebut tentu membuat anak didik merasa tidak nyaman, karena mereka "dipaksa" belajar dengan berdesak-desakan."Enggak enak pak belajar di Mushola kaya gini,"ujar salah satu siswa, Amel. Ironisnya, letak SDN tersebut tidak jauh dari kediaman Kadisdik Kabupaten Cirebon, H. Asdulah dan Kepala UPT Pendidikan setempat, H. delap.
Tapi mengapa kondisi tersebut seolah dibiarkan begitu saja tanpa ada upaya skala prioritas merehabilitasi bangunan sekolah tersebut.
Padahal,menurut Kepala Sekolah SDN. Suranenggala 2, Riduwan, S.Pd.I, pihaknya bersama pemerintahan Desa sudah lama mengajukan permohonan bantuan dan
Proposal kepada Dinas terkait.Namun sampai saat ini, upaya itu belum juga membuahkan hasil."Kami sudah mengajukan permohonan bantuan melalui mekanisme dan prosedur yang ada,namun selalu dijawab sedang dalam proses.Malah justru pihak Swasta atau perusahaan lain seperti Pertamina yang belum lama ini memberikan bantuan sarana sekolah berupa bangku untuk menunjang kegiatan belajar mengajar,”Ungkap Riduwan.
Salah satu guru yang tidak mau disebut namanya,mengaku prihatin dengan kondisi Sekolah yang dibiarkan seperti itu.Dia berharap Pemda Kabupaten Cirebon melalui Dinas terkait dapat segera merealisasikan pembangunan atau rehabilitasi gedung SDN tersebut.
Kondisi gedung sekolah yang tak tersentuh perhatian pemerintah itu sudah berlangsung lama.Hal itu ternyata mengundang keprihatinan Media Jejak Kasus untuk melihat langsung kondisinya.Bersama tim JK, Kepala Perwakilan JK Jabar, Hj. Rd. Ayu Suhartini, SE, MM, menyambangi SDN Suranenggala 2 dan memberi bantuan alat tulis guna mendorong semangat belajar para siswa meski dalam kondisi darurat.(hafidz/sukur).

0 Response to "Kondisi Gedung Memprihatinkan, Siswa SDN Suranenggala 2 Belajar Di Mushola."
Post a Comment