Limbah Basah di Biarkan Berserakan di Pinggir Jalan, Bau Tidak Sedap Menyengat Mengganggu Warga, Reporter Hernandi K S.Sos M.Si
Sampang, www.jejakkasus.info - Warga masyarakat di jalan Teuku Umar Kelurahan Gunung Sekar Sampang yang berada di pertigaan menuju pasar Srimangunan dan depan masjid Teuku Umar merasa terusik dan terganggu
Pasalnya ada bau tidak sedap dan menyengat yang berasal dari limbah basah kelapa yang ada di pinggir jalan tepat di depan kios timur pertigaan
Menurut warga sekitarJaelani 36, polusi limbah basah itu selalu ada dan menebar bau tidak sedap serta menyengat
Munculnya bau tidak sedap itu berasal dari limbah kelapa yang di buang di pinggir jalan oleh para pedagang kelapa yang ada di timur pertigaa jalan Teuku Umar menuju Pasar Srimangunan
Akibatnya warga sekitar maupun masyarakat yang melintas di jalan tersebut merasa terganggu
"Baunya sampai tersebar 50 meter keselatan, apalagi.jika musim hujan,"kata Jaelani
Jaelani.berharap masyarakat sekitar sadar lingkungan san menbuang sampah du tempat yang tersedia, kemudian meminta kepada petugas Dinas Lingkungan Hidup untuk serius menurunkan tim kebersihannya
Pernyataan hampir sama disampaikan oleh Yayuk 28 warga jalan Teuku Umar Kelurahan Gunung Sekar yang tiap hari selalu ke Pasar Srimangunan
"'Baunya sangat menyengat dan mengganggu bagi kesehatan," ujar Yayuk
Ditambahkan, jalan tersebut setiap harinya padat lalu lintas, dan di sebelah penjual kelapa ada tempat sampah yang besar, namun tidak di manfaatkan oleh masyarakat setempat
Yayuk berharap petugas kebersihan segera mengatasi masalah tersebu agar tidak ada lagi limbah yang berserakan (Her)
Pasalnya ada bau tidak sedap dan menyengat yang berasal dari limbah basah kelapa yang ada di pinggir jalan tepat di depan kios timur pertigaan
Menurut warga sekitarJaelani 36, polusi limbah basah itu selalu ada dan menebar bau tidak sedap serta menyengat
Munculnya bau tidak sedap itu berasal dari limbah kelapa yang di buang di pinggir jalan oleh para pedagang kelapa yang ada di timur pertigaa jalan Teuku Umar menuju Pasar Srimangunan
Akibatnya warga sekitar maupun masyarakat yang melintas di jalan tersebut merasa terganggu
"Baunya sampai tersebar 50 meter keselatan, apalagi.jika musim hujan,"kata Jaelani
Jaelani.berharap masyarakat sekitar sadar lingkungan san menbuang sampah du tempat yang tersedia, kemudian meminta kepada petugas Dinas Lingkungan Hidup untuk serius menurunkan tim kebersihannya
Pernyataan hampir sama disampaikan oleh Yayuk 28 warga jalan Teuku Umar Kelurahan Gunung Sekar yang tiap hari selalu ke Pasar Srimangunan
"'Baunya sangat menyengat dan mengganggu bagi kesehatan," ujar Yayuk
Ditambahkan, jalan tersebut setiap harinya padat lalu lintas, dan di sebelah penjual kelapa ada tempat sampah yang besar, namun tidak di manfaatkan oleh masyarakat setempat
Yayuk berharap petugas kebersihan segera mengatasi masalah tersebu agar tidak ada lagi limbah yang berserakan (Her)

0 Response to "Limbah Basah di Biarkan Berserakan di Pinggir Jalan, Bau Tidak Sedap Menyengat Mengganggu Warga, Reporter Hernandi K S.Sos M.Si"
Post a Comment