-->

Pasca Erupsi Merapi Jebak 16 Pendaki, Liputan Detik Kasus Sumbar.

TANAH DATAR, www.jejakkasus.info - Erupsi merapi yang terjadi Minggu (4/6) pukul 10.00 WIB itu yang menyemburkan abu vulkanik atau yang dikenal kapundan tersebut menutupi sebahagian lahan pertanian dan rumah warga di daerah Salimpaung dan sekitarnya.

Tidak hanya itu, 16 orang pendaki dari daerah Pakan Baru dan Payakumbuh terjebak di puncak merapi tersebut dan berlarian mencari tempat aman untuk berlindung dari kepungan abu vulkanik tersebut.

Sampai berita ini turun sudah 15 pendaki yang dievakuasi dan saat ini dirawat intensif di Puskesmas Kecamatan Pariangan Tanah Datar. Satu dari enam belas pendaki masih belum ditemukan.

Tim gabungan dari BPBD Basarnas Sumbar dan Polri, TNI serta Satpol PP lakukan rapat persiapan mencari satu lagi pendaki yang hingga saat ini belum ditemukan.

Sebelumnya Bupati Irdinansyah Tarmizi saat meninjau posko penyelamatan di Padang Panjang Pariangan sampaikan agar pencarian oleh tim gabungan terus dilakukan dengan menyisiri lokasi yang memungkinkan tempat pendaki ini menyelamatkan diri.

Kepada Tim Irdinansyah berpesan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan karena bahaya letusan bisa saja terjadi lagi dan akan mengancam tin evakuasi. Dan kita selalu berharap agar ke enam belas pendaki ini dapat ditemukan dengan selamat, pungkasnya.

Kepada tim kesehatan Irdinansyah berpesan agar dapat memberi pelayanan kepada pendaki yang saat ini tentu sudah kelelahan dan mungkin ada yang cidera.

Kepada masyarakat agar selalu waspada karena letusan gunung marapi ini bisa saja terjadi kapan saja, mari kita berdoa agar semua pendaki dapat ditemukan dengan selamat, ucap Irdinansyah.

Turut mendampingi meninjau posko kepala BPBD Tanah Datar, Kadis Satpol PP, Waka Polres Padang Panjang, Camat dan Kabag Humas dan Protokol Setda Tanah Datar. (Meriyanto/Irfan).

0 Response to "Pasca Erupsi Merapi Jebak 16 Pendaki, Liputan Detik Kasus Sumbar."

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel