Sampah Plastik Merusak Keindahan Lapangan Cindua Mato Batusangkar.
TANAH DATAR, www.jejakkasus.info - Lapangan Cindua Mato adalah satu-satunya lapangan kebanggaan Pemda Tanah Datar termasuk oleh masyarakat Batusangkar dan sekitarnya.
Lapangan tersebut adalah tempat bermainnya anak-anak olah raga seperti tempat latihan olahraga bela diri karate dan sebagainya serta tempat warga melakukan senam pada hari minggu pagi.
Pada malam minggunya dipergunakan oleh pedagang kaki lima (PKL) untuk menjual dagangannya. Karna para PKL ini mengambil kesempatan pada malam minggu dikarenakan pengunjung sangat ramai ketika cuaca bagus. Setelah pagi harinya para pedagang sudah menutup dagangannya , tetapi sampah plastik yang dibawa oleh para pedagang malah ditinggal berserakan begitu saja memenuhi lapangan cindua mato tersebut. Kebetulan sampah bertebaran itu pada minggu 4/6 sekitar pukul 09.30 wib, dan ini sangat merusak pandangan, Apalagi letak lapangan tersebut didepan Rumah Dinas Bupati Tanah Datar.
Setelah ditanyakan ke beberapa orang pedagang yang masih berada dilokasi mengatakan,"Kami membayar uang kebersihan setiap berdagang disini dan pada malam harinya kami terap bayar uang kebersihan kepada bapak yang pakai kumis dan namanya kami juga tida@1k tau. Menurut pengakuan orang yang berkumis tersebut dia dari kantor pariwisata. Kalau sudah kami bayar berarti sampah ini sudah tidak tanggung jawab kami lagi jawabnya pada jejak kasus.
Setelah dikonfirmasikan kepada pihak pengelola lapangan cindua mato Dinas Pariwisata. Kadis Pariwisata Edi Susanto melalui Kabid Olahraga Jemi mengatakan " Sudah ada dua orang Kasi saya yang bertanggung jawab tentang pengelolaannya yaitu Wan dan Wempi jadi kalau masalah sampah nanti akan saya sampaikan kepada mereka jawab jemmi.
Melihat masalah sampah yang bertebaran di lapangan cindua mato sangatlah tidak bagus dipandang mata. Seandainya ada tamu luar daerah atau wisata yang sengaja lewat disekitar lapangan tentu akan membuat malu kita bersama. (Meriyanto)
Lapangan tersebut adalah tempat bermainnya anak-anak olah raga seperti tempat latihan olahraga bela diri karate dan sebagainya serta tempat warga melakukan senam pada hari minggu pagi.
Pada malam minggunya dipergunakan oleh pedagang kaki lima (PKL) untuk menjual dagangannya. Karna para PKL ini mengambil kesempatan pada malam minggu dikarenakan pengunjung sangat ramai ketika cuaca bagus. Setelah pagi harinya para pedagang sudah menutup dagangannya , tetapi sampah plastik yang dibawa oleh para pedagang malah ditinggal berserakan begitu saja memenuhi lapangan cindua mato tersebut. Kebetulan sampah bertebaran itu pada minggu 4/6 sekitar pukul 09.30 wib, dan ini sangat merusak pandangan, Apalagi letak lapangan tersebut didepan Rumah Dinas Bupati Tanah Datar.
Setelah ditanyakan ke beberapa orang pedagang yang masih berada dilokasi mengatakan,"Kami membayar uang kebersihan setiap berdagang disini dan pada malam harinya kami terap bayar uang kebersihan kepada bapak yang pakai kumis dan namanya kami juga tida@1k tau. Menurut pengakuan orang yang berkumis tersebut dia dari kantor pariwisata. Kalau sudah kami bayar berarti sampah ini sudah tidak tanggung jawab kami lagi jawabnya pada jejak kasus.
Setelah dikonfirmasikan kepada pihak pengelola lapangan cindua mato Dinas Pariwisata. Kadis Pariwisata Edi Susanto melalui Kabid Olahraga Jemi mengatakan " Sudah ada dua orang Kasi saya yang bertanggung jawab tentang pengelolaannya yaitu Wan dan Wempi jadi kalau masalah sampah nanti akan saya sampaikan kepada mereka jawab jemmi.
Melihat masalah sampah yang bertebaran di lapangan cindua mato sangatlah tidak bagus dipandang mata. Seandainya ada tamu luar daerah atau wisata yang sengaja lewat disekitar lapangan tentu akan membuat malu kita bersama. (Meriyanto)


0 Response to "Sampah Plastik Merusak Keindahan Lapangan Cindua Mato Batusangkar."
Post a Comment