KOMPETISI SEPAK BOLA KAB.BANYUWANGI “PIALA PERINTIS CLUB”2015 DI WARNAI KERICUHAN
Banyuwangi, www.jejskkasus.info - Kompetis sepak bola antar club yang di selenggarakan di lapangan WIRA BUMI Kec. Srono yang di ikuti sekitar 68 club kesebelasan berjalan dengan lancar,Awalnya masing-masing club bermain dengan sportif dan meriah, membuat para supporter dan penonton sesekali sorak-sorak dan ber-evoria,..
Sabtu 12 Desember 2015, kompetisi memasuki babak 8 besar, dan saat itu team yang main antara Team AKAR( Arek Kampung Karya-red)yang berasal dari Dusun Krajan ,Desa Kebaman bertanding dengan Team GENK BALI yang berasal dari Dusun Srono,Desa Kebaman yang tak lain adalah tetang Dusun,justru pertandingan berjalan ricuh antar kedua team, kericuhan terjadi lantaran team AKAR tidak puas dengan keputusan Wasit yang memberikan sanksi Fenalty saat salah satu pemain team AKAR melakukan Hand Ball di dalam kotak Fenalty yang menyebabkan tendangan Fenalty,terjadilah perseteruan antara team AKAR dengan Wasit,karena kejadian itu, akhirnya Offical dari Team AKAR (Mr. Fatchur-red)menarik teamnya keluar lapangan, sebagai wujud ketidakpuasannya atas keputusan Wasit, sehingga pertandingan terhenti,
Pihak panitia mengingatkan agar Team AKAR segera memasuki lapangan untuk melanjutkan pertandingan,namun team AKAR menolak karena permintaanya agar Wasit permainan di ganti dan tendangan Fenalty di gagalkan di tentang oleh team GENK BALI, melihat situasi tidak kondusif, pihak panitia berupaya mendamaikan kedua team agar permainan segera bisa di lanjutkan kembali, ternyata upaya panitia tak membuat kedua team mereda emosinya, sehingga dengan situasi itu pihak panitia menegaskan menghentikan pertandingan dan memberikan sanksi Diskwalifikasi kepada team AKAR karena telah di anggap melanggar aturan,karena keluar lapangan saat pertandingan berjalan lebih dari 15 menit, sesuai aturan persepak bolaan indonesia(PSSI) jika team keluar saat pertandingan berlangsung, maka team tersebut di anggap gugur, terang salah satu sesepuh dan pengamat sepak bola kec. Srono yang enggan di sebutkan namanya. ( tem).
Sabtu 12 Desember 2015, kompetisi memasuki babak 8 besar, dan saat itu team yang main antara Team AKAR( Arek Kampung Karya-red)yang berasal dari Dusun Krajan ,Desa Kebaman bertanding dengan Team GENK BALI yang berasal dari Dusun Srono,Desa Kebaman yang tak lain adalah tetang Dusun,justru pertandingan berjalan ricuh antar kedua team, kericuhan terjadi lantaran team AKAR tidak puas dengan keputusan Wasit yang memberikan sanksi Fenalty saat salah satu pemain team AKAR melakukan Hand Ball di dalam kotak Fenalty yang menyebabkan tendangan Fenalty,terjadilah perseteruan antara team AKAR dengan Wasit,karena kejadian itu, akhirnya Offical dari Team AKAR (Mr. Fatchur-red)menarik teamnya keluar lapangan, sebagai wujud ketidakpuasannya atas keputusan Wasit, sehingga pertandingan terhenti,
Pihak panitia mengingatkan agar Team AKAR segera memasuki lapangan untuk melanjutkan pertandingan,namun team AKAR menolak karena permintaanya agar Wasit permainan di ganti dan tendangan Fenalty di gagalkan di tentang oleh team GENK BALI, melihat situasi tidak kondusif, pihak panitia berupaya mendamaikan kedua team agar permainan segera bisa di lanjutkan kembali, ternyata upaya panitia tak membuat kedua team mereda emosinya, sehingga dengan situasi itu pihak panitia menegaskan menghentikan pertandingan dan memberikan sanksi Diskwalifikasi kepada team AKAR karena telah di anggap melanggar aturan,karena keluar lapangan saat pertandingan berjalan lebih dari 15 menit, sesuai aturan persepak bolaan indonesia(PSSI) jika team keluar saat pertandingan berlangsung, maka team tersebut di anggap gugur, terang salah satu sesepuh dan pengamat sepak bola kec. Srono yang enggan di sebutkan namanya. ( tem).

0 Response to "KOMPETISI SEPAK BOLA KAB.BANYUWANGI “PIALA PERINTIS CLUB”2015 DI WARNAI KERICUHAN"
Post a Comment