-->

Diduga BIDAN SALAH DIAGNOSA, BAYI MENINGGAL 

TULUNGAGUNG, www.jejakkasus.info - Pasangan suami istri FUAD (29) dan DESI (26) yang beralamatkan di Desa Tunggulsari Kecamatan Kedungwaru ini hanya bisa pasrah meratapi buah hatinya yang hanya bisa menghirup udara segar selama dua hari saja.

Berawal dari proses kelahiran pada hari rabu 17/2/2016 sekitar pukul 17.00 wib, Fuad mebawa istrinya ke tempat praktek bidan bersalin DWI PURNAWATI yang beralamatkan di desa Ringinpitu Kecamatan Kedungwaru karena istrinya sudah ada tanda tanda mau melahirkan.

Fuad dan keluarga berharap Desi bisa melewati proses persalinannya dengan lancar, pukul 21.30 wib, Desi melahirkan bayi laki laki seberat 3 kg dan dinyatakan bayinya sehat dan normal.Baru keesokan harinya Desi dan bayinya dibawa pulang, sewaktu pagi harinya bayi dimandikan oleh asisten bidan DWI ada tanda tanda warna kekuning kuningan di hampir seluruh bagian tubuh bayi.

Dari pihak keluarga bayi sempat menanyakan kepada asisten bidan tersebut” kenapa kok bayinya ada kekuning kuningan “dan djawab oleh asisten tanpa meminta petunjuk dari bidan Dwi  “ini tidak apa apa, hanya kurang minum susu” terang nenek bayi menirukan jawaban asisten bidan yang memandikan bayinya, kemudian pihak keluarga Desi pun juga menurut saja dengan jawaban asisten bidan Dwi tadi, baru sore harinya sewaktu asisten bidan yang ditugaskan tugas sore oleh bidan DWI memandikan lagi bayi tersebut.

Lagi lagi pihak keluarga Desi menayakan pertanyaan yang sama terkait tanda keuning kuningan pada hampir seluruh bagian tubuh bayi tersebut, akan tetapi si asisten yang satu ini tidak berani memberikan jawaban malah menyaranka kalau bayi tersebut harus segera secepatnya dibawa ke Rumah sakit Dr ISKAK guna pertolongan yang serius, selanjutnya pihak keluarga Desi membawa bayi tersebut ke rumah sakit Dr ISKAK, sesampainya di rumah sakit mengatakan kalau tidak ada ruangan untuk merawat bayi tersebut dan disarankan dibawa ke rumah Bersalin FAUZIAH saja.

Dengan harapan secepatnya bayinya mendapatkan pertolongan maka saat itu juga bayi di bawa ke rumah Bersalin FAUZIAH, tapi lagi lagi pihak Rumah Bersalin FAUZIAH mengatakan kalau peralatan di rumah Bersalin FAUZIAH tidak memadai terkait permasalahan bayi tersebut dan di sarankan dirujuk ke Rumah sakit Dr ISKAK lagi, tidak menunggu lama kemudian bayi dilarikan lagi ke Rumah sakit dan di terima bagian UGD Rumah sakit Dr ISKAK hingga akhirnya nyawa bayi tidak bisa lagi diselamatkan.

Pihak keluarga Desi hanya bisa pasrah dan menerima kenyataan pahit atas meninggalnya bayinya, hanya saja menyayangkan dan menyesal kenapa dari pihak bidan Dwi yang menangani sejak awal tidak secepatnya mengambil tindakan kalau mengetahui ada tanda tanda kelainan bayinya, dari hasil konfirmasi team JEJAK KASUS yang menemui bidan DWIPURNAWATI SKM.M.Kes yang mendatangi di rumah prakteknya.

Lebih lanjut ketika Bidan DWI di tanya perihal penanganan pasiennya tersebut mengatakan bahwa sudah maksimal dan sudah sesuai PROTAPnya.

Saat di konfirmasi terkait asisten yang ditugaskan untuk memantau perkembangan pasien baik ibu dan bayinya mengatakan bahwa asistennya sudah mempunyai ilmu kebidanan dan sudah lulus dari akademi Kebidanan.

Satu hal lagi ketika ditanyai team JEJAK KASUS masalah asistennya yang sudah sebelumnya mengetahui tanda kuning sewaktu memandikan bayi dan menerangkan pihak keluarga pasien bahwa itu tidak apa apa tanpa kordinasi dengan bidan DWI yang mana seharusnya masih menjadi tanggung jawabnya penuh.

Dan bidan DWI hanya bisa diam.Begitu juga sewaktu ditanyai perihal kelainan atau penyakit yang menjadi penyebab meninggalnya bayi tersebut bidan DWI mengatakan bahwa “ saya tidak mungkin menerangkan kelainan bayi tersebut kepada pihak keluarga pasien maupun siapa saja termasuk sampean, itu adalah kode etik saya,”terang  bidan DWI kepada team JEJAK KASUS.

Sempat juga bidan Dwi mengatakan “kalau bisa berita ini jangan sampai di muat karena akan merusak citra saya  di kalangan pasien dan masyarakat lainnya” terang bidan Dwi. bersambung. (TEAM).

0 Response to "Diduga BIDAN SALAH DIAGNOSA, BAYI MENINGGAL "

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel