Lomba Kacong Jebbing Bondowoso Saat Penyisihan Berlangsung Ketat Dan Lancar.
BONDOWOSO, www.jejakkasus.info - Saat babak penyisihan pemilihan duta wisata "Kacong Jebbing" Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur berlangsung ketat, dari peserta awal yang mencapai 84 orang, 22 diantaranya mengundurkan diri sebelum babak penyisihan berlangsung.
Kepala Dinas Pariwisata Bondowoso, Harry Patriantono mengatakan, seleksi ketat ini memang dilakukan untung menjaring putra putri terbaik yang mampu mempromosikan Bondowoso di kancah nasional maupun internasional.
Untuk itulah penilaian bahasa asing menjadi poin penilaian utama selain kepribadian, pengetahuan pariwisata dan aksi saat tampil diatas panggung.
"Memang seleksi ini kita perketat, juri juga kita datangkan dari Poltek Malang dan Pakar Bahasa dari Amerika," kata Harry di saat babak penyisihan, Sabtu (27/2/2016).
Menurut Harry, peserta yang mengundurkan diri dan peserta yang tersisihkan dalam tahapan penyisihan hari ini, bukan berarti mereka tidak memiliki kemampuan yang mumpuni. Mereka sebenarnya juga memiliki potensi yang luar biasa dan berdaya saing.
"Mereka cuma belum siap saja dalam kesempatan kali ini. Tapi paling tidak, moment ini merupakan pengalaman berharga bagi mereka yang bisa bermanfaat dalam kesempatan lain waktu," tuturnya.
Harry menambahkan, pemilihan duta wisata Kacong Jebbing tahun ini memang berbeda. Aura kompetisi semakin kuat manakala pakar Bahasa datang langsung dari Amerika. Dalam babak penyisihan malam ini, 62 peserta yang tersisa akan bersaing memperebutkan posisi 20 besar.
"Persaingan dunia pariwisata saat ini sudah sangat ketat. Di era MEA kemampuan berbahasa asing sangat diperlukan untuk menjual potensi pariwisata Bondowoso ke dunia luar," tambahnya. (Y/y).
Kepala Dinas Pariwisata Bondowoso, Harry Patriantono mengatakan, seleksi ketat ini memang dilakukan untung menjaring putra putri terbaik yang mampu mempromosikan Bondowoso di kancah nasional maupun internasional.
Untuk itulah penilaian bahasa asing menjadi poin penilaian utama selain kepribadian, pengetahuan pariwisata dan aksi saat tampil diatas panggung.
"Memang seleksi ini kita perketat, juri juga kita datangkan dari Poltek Malang dan Pakar Bahasa dari Amerika," kata Harry di saat babak penyisihan, Sabtu (27/2/2016).
Menurut Harry, peserta yang mengundurkan diri dan peserta yang tersisihkan dalam tahapan penyisihan hari ini, bukan berarti mereka tidak memiliki kemampuan yang mumpuni. Mereka sebenarnya juga memiliki potensi yang luar biasa dan berdaya saing.
"Mereka cuma belum siap saja dalam kesempatan kali ini. Tapi paling tidak, moment ini merupakan pengalaman berharga bagi mereka yang bisa bermanfaat dalam kesempatan lain waktu," tuturnya.
Harry menambahkan, pemilihan duta wisata Kacong Jebbing tahun ini memang berbeda. Aura kompetisi semakin kuat manakala pakar Bahasa datang langsung dari Amerika. Dalam babak penyisihan malam ini, 62 peserta yang tersisa akan bersaing memperebutkan posisi 20 besar.
"Persaingan dunia pariwisata saat ini sudah sangat ketat. Di era MEA kemampuan berbahasa asing sangat diperlukan untuk menjual potensi pariwisata Bondowoso ke dunia luar," tambahnya. (Y/y).
0 Response to "Lomba Kacong Jebbing Bondowoso Saat Penyisihan Berlangsung Ketat Dan Lancar."
Post a Comment