-->

Asisten Afdeling VI diduga gunakan Pupuk Palsu

Serdang Bedagai, www.jejakkasus.info - Ratusan Hektar kebun kelapa sawit PTPN IV Kebun Adolina yang sudah berusia di atas 8 tahunan hingga kini belum juga menghasilkan kan buah, seperti yang terjadi di Afdiling VI blok 97 BI/ 76, 98 AB/ 87, dan 98 AA/ 86 tanaman yang sudah lama ini seharusnya sudah memiliki buah, namun apa yang terlihat tanaman ini seperti tidak di rawat semestinya ataupun kita duga pupuk yang selama ini di gunakan perkebunan adalah Pupuk " Palsu "Hal ini sama seperti yang terjadi di blok 83 tanaman kelapa sawit usia 3 Tahun yang terbilang masih muda juga terlihat sama tidak ada tanda tanda untuk menjadi Tanaman Menghasilkan ( TM ) hal itu terlihat dari kurang suburnya tanaman, seperti batang pohon yang mengecil pada bagian tunas nya, padahal seharusnya batang itu mengembang dan bertambah besar, sehingga tumbuh kembang batang dan bunga terlihat baik, sehingga pohon bisa menghasilkan buah,  belum lagi tanaman yang mati dan di ganti dengan bibit baru.

Jika memang pihak perkebunan ( Asisten ) mempergunakan pupuk yang benar  sesuai dengan standard nya mana mungkin hasil tanaman seperti ini, dengan usia pohon 3 tahun saja sudah seharusnya menjadi Tanaman Menghasilkan yakni menghasilkan Buah Pasir, apa lagi tanaman dengan usia 8 Tahun yang seharusnya Tandan Buah Sawit ( TSB ) sudah mencapai berat 15 kg dalam satu tandan nya, sudah berapa banyak kerugian negara yang diakibatkan hal ini.
Jika hal ini di biarkan terus menerus jelas saja negara banyak di rugikan,  nilai kerugian nya mencapai milyaran rupiah dan siapa yang harus bertanggung jawab dalam hal ini jika manager dan Asisten selalu bergantian menduduki jabatannya, hal ini lah yang mempermudah Manager dan Asisten untuk mengilah ( lari dari tanggung jawab nya ) agar terlepas dari jeratan hukum, tanpa memperhitungkan berapa banyak uang negara yang di rugikan akibat perbuatan mereka.

Seharusnya perkebunan melalui Kantor Direksi ( Kandir ) selalu mengevaluasi apa penyebab terjadinya kebangkrutan di beberapa PTPN lain nya yang mengorbankan ratusan bahkan ribuan karyawan yang harus berhenti kerja karena segelintir oknum di  PTPN yang hidupnya untuk menggerogoti uang negara, sehingga hal itu tidak terjadi lagi di PTPN IV Kebun Adolina.

Asisten Kepala ( ASKEP ) Afdiling VI R Purba saat di konfirmasi Wartawan Melalui Via Seluler terkait tanaman kelapa sawit yang belum menghasilkan sehingga merugian Negara hingga milyaran
 beliau mengatakan’’ Itukan pohon masih usia tiga tahun jadi belum menjadi tanaman menghasilkan, tahun depan kalau sudah berusia empat tahun baru dia menjadi tanaman menghasilkan, dan ada 10 persen yang sudah berbuah, sayapun disini bertugas baru 9 bulan dan hanya melanjutkan kerja dari Askep sebelumnya, kan Askep pada Masa itu pak rabian  dan marga saragih,Tandas R Purba.

Ketua DPD LSM NGO-HDIS M Nasir saat di konfirmasi di kediaman nya selasa ( 26/4 ) Menghimbau" Seharusnya pihak terkait baik kejaksaan ataupun Kantor Direksi harus respon dan melihat kebenaran nya, bukan hanya menjadi penonton, jika mereka tidak merespon untuk apa mereka di gaji negara kalau tidak bisa melindungi uang negara yang banyak di rugikan akibat segelintir orang, Tandas M Nasir.( Khairul aswad ).

0 Response to "Asisten Afdeling VI diduga gunakan Pupuk Palsu"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel