PENUTUPAN SUMUR MINYAK TUA MASYARAKAT BERHARAP PIHAK PERTAMINA PERTIMBANGKAN KEMBALI
Muba, www.jejakkasus.info - Ratusan masyarakat Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman, Selasa 06 september 2016 pukul 14:00 Wib menjelaskan bahwa Sumur-sumur Tua yang dikelola oleh masyarakat sudah sekian tahun dan tetap kami pertahankan dalam bentuk apapun karena kami Cuma cari makan sesuap nasi bukan mencari kekayaan.
Pengelolaan Sumur Minyak Tua ini berawal dari Tahun 2011 s/d 2016 itu bukan lah hal yang sangat mudah untuk mendapatkan hasilnya bahkan ada yang sampai satu Tahun tidak membuahkan hasil, itupun tergantung rizeki masing-masing bahkan ada juga salah satu dari masyarakat ini yang menjual Kebun Karet untuk modal, jadi harapan kami kepada Pihak Pertamina berhubung ini sudah menghasilkan jadi kami harap kepada Pihak Pertamina untuk membantu kami ini dalam membentuk suatu Koperasi atau usaha kecil sehingga Minyak-minyak yang dihasilkan oleh masyarakat ini dikumpulkan dan dibawa ke Pertamina dan dihargai dengan sesuai (Harap Masyarakat).
(BRN 40) Salah satu dari pihak masyarakat Selasa, 06 September 2016 Pukul 14;30 Wib di Lokasi Penyulingan Minyak tepatnya di Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin, kami berharap kepada Pemerintah dan Pertamina bersikap adil terhadap masyarakat mengingat harga Karet dan Sawit lagi anjlok seharusnya Pemerintah pedulikan masyarakat yang lagi mengalami kesulitan Ekonomi, maka jika aksi Penutupan Sumur-sumur Tua di Muba ini tetap dilanjutkan oleh Pihak Pemerintah dan Pertamina lalu masyarakat mau makan apa (Paparnya).
SISWANTO Anggota Lembaga Aliansi Indonesia Jabatan Kabit Khusus (AI) berkeinginan untuk membela masyarakat di Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin selasa 06 September 2016, dilokasi Pengeboran Sumur Minyak Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman, jelasnya dalam konteks ini kami menjalankan tugas Negara perintah Pak Jendral Instruksi dari Presiden maka dari itu tidak ada kata lain kami segera akan melaksanakan tugas Negara untuk membuat masyarakat yang sebentar lagi konon katanya oleh orang-orang Dzalim dan oleh Oknum tertentu akan dieksekusi, kami dari Badan Penelitian Aset Negara tidak menerima eksekusi oleh Oknum Pertamina kepada masyarakat yang sudah sekian lama mata pencariannya adalah pengeboran minyak maka dari itu saya akan segera menghadap Pimpinan kita Pak Jendral supaya Pak Presiden memerintahkan kepada Menterinya.
Inilah bukti kita bahwa kita sudah bekerja langsung di lapangan ketemu dengan masyarakat kita tidak nembak pucuk kuda, maka dari itu kami mohon kepada Pemerintah khususnya Kabupaten Musi Banyuasin agar tidak semena-mena berpihak kepada Pertamina.
Dalam wakyu dekat ini saya layangkan surat ke Polres Kabupaten Musi Banyuasin, ke Danrem Kabupaten Musi Banyuasin, dan juga kepada Bupati Kabupaten Musi Banyuasin dan DPRD Muba serta Instansi Dinas terkait mari kita duduk bersama dengan kita tanyakan maunya Pertamina itu apa (Jelasnya), USMAN. S 38.
Ketua Devisi Intelijen dan Investigasi Lembaga Aliansi Indonesia turut prihatin duka keluh masyarakat di Muba selas, 06 september 2016 pukul 15:30 Wib, menurutnya jika eksekusi Pertamina tetap dilanjutkan otomatis dampak Kriminalitas di Muba semakin meningkat akibat kurangnya tingkat kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin ini.
Jadi alangkah baiknya kalau Pemerintah dan Pertamina untuk mempertimbangkan lagi tentang eksekusi ini (Paparnya), HENDIK SOFIAN) Ketua DPAC Aliansi Indonesia, Kecamatan Babat Toman sangat mendukungaspirasi masyarakat untuk menolak eksekusi penutupan Sumur Minyak Tua yang dilakukan oleh Pihak Pertamina (Jelasnya). (Herman/ Faisol).
Pengelolaan Sumur Minyak Tua ini berawal dari Tahun 2011 s/d 2016 itu bukan lah hal yang sangat mudah untuk mendapatkan hasilnya bahkan ada yang sampai satu Tahun tidak membuahkan hasil, itupun tergantung rizeki masing-masing bahkan ada juga salah satu dari masyarakat ini yang menjual Kebun Karet untuk modal, jadi harapan kami kepada Pihak Pertamina berhubung ini sudah menghasilkan jadi kami harap kepada Pihak Pertamina untuk membantu kami ini dalam membentuk suatu Koperasi atau usaha kecil sehingga Minyak-minyak yang dihasilkan oleh masyarakat ini dikumpulkan dan dibawa ke Pertamina dan dihargai dengan sesuai (Harap Masyarakat).
(BRN 40) Salah satu dari pihak masyarakat Selasa, 06 September 2016 Pukul 14;30 Wib di Lokasi Penyulingan Minyak tepatnya di Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin, kami berharap kepada Pemerintah dan Pertamina bersikap adil terhadap masyarakat mengingat harga Karet dan Sawit lagi anjlok seharusnya Pemerintah pedulikan masyarakat yang lagi mengalami kesulitan Ekonomi, maka jika aksi Penutupan Sumur-sumur Tua di Muba ini tetap dilanjutkan oleh Pihak Pemerintah dan Pertamina lalu masyarakat mau makan apa (Paparnya).
SISWANTO Anggota Lembaga Aliansi Indonesia Jabatan Kabit Khusus (AI) berkeinginan untuk membela masyarakat di Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin selasa 06 September 2016, dilokasi Pengeboran Sumur Minyak Kelurahan Mangun Jaya Kecamatan Babat Toman, jelasnya dalam konteks ini kami menjalankan tugas Negara perintah Pak Jendral Instruksi dari Presiden maka dari itu tidak ada kata lain kami segera akan melaksanakan tugas Negara untuk membuat masyarakat yang sebentar lagi konon katanya oleh orang-orang Dzalim dan oleh Oknum tertentu akan dieksekusi, kami dari Badan Penelitian Aset Negara tidak menerima eksekusi oleh Oknum Pertamina kepada masyarakat yang sudah sekian lama mata pencariannya adalah pengeboran minyak maka dari itu saya akan segera menghadap Pimpinan kita Pak Jendral supaya Pak Presiden memerintahkan kepada Menterinya.
Inilah bukti kita bahwa kita sudah bekerja langsung di lapangan ketemu dengan masyarakat kita tidak nembak pucuk kuda, maka dari itu kami mohon kepada Pemerintah khususnya Kabupaten Musi Banyuasin agar tidak semena-mena berpihak kepada Pertamina.
Dalam wakyu dekat ini saya layangkan surat ke Polres Kabupaten Musi Banyuasin, ke Danrem Kabupaten Musi Banyuasin, dan juga kepada Bupati Kabupaten Musi Banyuasin dan DPRD Muba serta Instansi Dinas terkait mari kita duduk bersama dengan kita tanyakan maunya Pertamina itu apa (Jelasnya), USMAN. S 38.
Ketua Devisi Intelijen dan Investigasi Lembaga Aliansi Indonesia turut prihatin duka keluh masyarakat di Muba selas, 06 september 2016 pukul 15:30 Wib, menurutnya jika eksekusi Pertamina tetap dilanjutkan otomatis dampak Kriminalitas di Muba semakin meningkat akibat kurangnya tingkat kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Musi Banyuasin ini.
Jadi alangkah baiknya kalau Pemerintah dan Pertamina untuk mempertimbangkan lagi tentang eksekusi ini (Paparnya), HENDIK SOFIAN) Ketua DPAC Aliansi Indonesia, Kecamatan Babat Toman sangat mendukungaspirasi masyarakat untuk menolak eksekusi penutupan Sumur Minyak Tua yang dilakukan oleh Pihak Pertamina (Jelasnya). (Herman/ Faisol).

0 Response to "PENUTUPAN SUMUR MINYAK TUA MASYARAKAT BERHARAP PIHAK PERTAMINA PERTIMBANGKAN KEMBALI"
Post a Comment