KEPEDULIAN KAPOLRES TANAH DATAR BESERTA JAJARAN TERHADAP SUKU ANAK DALAM (SUKU KUBU)
TANAH DATAR, www.jejakkasus.info - Sebanyak 19 orang rombongan suku anak dalam kubu dari Gunung 12 Kabupaten Meranti, Provinsi Jambi, yang terdiri dari 8 orang dewasa dan 11 orang anak-anak, Sabtu 1/10 sekira pukul 19.30 WIB masuk kota Batusangkar.
Kesemua mereka di tampung di Mapolsek Tanjung Emas untuk selama beberapa jam, untuk mendapatkan perlindungan sementara dari kepolisian, karena mereka akan melanjutkan perjalan menuju Kabupaten Sijunjung, sebut Kapolres Tanah Datar AKBP Irfa Asrul Hanafi, S.IK, yang didampingi Kapolsek Tanjung Emas Iptu Budi Hendra, SH sore kemaren, di Batusangkar..
Disebutkan Kapolres, dari keterangan ketua rombongan mereka, rombongan suku anak dalam kubu dari gunung 12 Kabupaten Meranti ini, sedang melakukan perjalanan yang disebut dengan "MELANGUN", yaitu ritual yang dilaksanakan selama 100 hari dengan berjalan kaki meninggalkan kampung halaman.
Ia menambahkan, perjalanan ritual melangun selama 100 hari tersebut, mereka lakukan karena adanya salah seorang sanak saudara mereka yang meninggal dunia.
Pada hari yang ke 73 ini mereka sampai di Kabupaten Tanah Datar dan memasuki wailayah hukum Polsek Tanjung Emas, disana mereka diberi makan malam, diberi tambahan bekal serta diberi pakaian yang berasal dari bahayangkari serta bantuan dari masyarakat, ujar Kapolres.
"Malam itu mereka kita tampung di rumah dinas Kapolsek, mereka kan juga manusia dan saudara kita yang sebangsa dan setanah air, yang butuh bantuan dari sesama," kata Kapolres Irfa yang dikenal dekat dengan seluruh lapisan masyarakat Tanah Datar.
Dijelaskan Kapolres, suku anak dalam tersebut sekira pukul 22.30, diantar ke Tanah Badantuang, Kabupaten Sijunjung dengan menggunakan truk Dalmas.
Sebelumnya sebut Kapolres, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan dinas sosial tenaga kerja Tanah Datar terhadap keberadaan suku anak dalam kubu, karena mereka masuk wilayah kota Batusangkar dan terdampar, tentu mereka butuh pertolongan ucap kapolres. (Yanto/Tim)
Kesemua mereka di tampung di Mapolsek Tanjung Emas untuk selama beberapa jam, untuk mendapatkan perlindungan sementara dari kepolisian, karena mereka akan melanjutkan perjalan menuju Kabupaten Sijunjung, sebut Kapolres Tanah Datar AKBP Irfa Asrul Hanafi, S.IK, yang didampingi Kapolsek Tanjung Emas Iptu Budi Hendra, SH sore kemaren, di Batusangkar..
Disebutkan Kapolres, dari keterangan ketua rombongan mereka, rombongan suku anak dalam kubu dari gunung 12 Kabupaten Meranti ini, sedang melakukan perjalanan yang disebut dengan "MELANGUN", yaitu ritual yang dilaksanakan selama 100 hari dengan berjalan kaki meninggalkan kampung halaman.
Ia menambahkan, perjalanan ritual melangun selama 100 hari tersebut, mereka lakukan karena adanya salah seorang sanak saudara mereka yang meninggal dunia.
Pada hari yang ke 73 ini mereka sampai di Kabupaten Tanah Datar dan memasuki wailayah hukum Polsek Tanjung Emas, disana mereka diberi makan malam, diberi tambahan bekal serta diberi pakaian yang berasal dari bahayangkari serta bantuan dari masyarakat, ujar Kapolres.
"Malam itu mereka kita tampung di rumah dinas Kapolsek, mereka kan juga manusia dan saudara kita yang sebangsa dan setanah air, yang butuh bantuan dari sesama," kata Kapolres Irfa yang dikenal dekat dengan seluruh lapisan masyarakat Tanah Datar.
Dijelaskan Kapolres, suku anak dalam tersebut sekira pukul 22.30, diantar ke Tanah Badantuang, Kabupaten Sijunjung dengan menggunakan truk Dalmas.
Sebelumnya sebut Kapolres, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan dinas sosial tenaga kerja Tanah Datar terhadap keberadaan suku anak dalam kubu, karena mereka masuk wilayah kota Batusangkar dan terdampar, tentu mereka butuh pertolongan ucap kapolres. (Yanto/Tim)

0 Response to "KEPEDULIAN KAPOLRES TANAH DATAR BESERTA JAJARAN TERHADAP SUKU ANAK DALAM (SUKU KUBU)"
Post a Comment