Diduga Pekerjaan Lapen Dirusak, Kontraktor Laporkan Pelaku Ke Polres Serdang Bedagai.
Serdang Bedagai
, www.jejakkasus.info - Kontraktor Pekerjaan lapen sepanjang 385 meter yang terletak di lingkungan 11 ( Sebelas ) jalan pelangi kelurahan tualang kecamatan perbaungan, resmi melaporkan pengerusakan yang di lakukan oleh Syafrizan alias zidan ke mapolres serdang bedagai selasa siang ( 06/ 12 ) pukul 14:00 Wib, syafrizan alias zidan di duga telah melakukan pengerusakan jalan yang baru di
Kontraktor CV Samudera Abadi M Syahril Matondang melaporkan pengerusakan jalan lapen atas laporan pengawas dan operator wales yang melihat langsung saudara syafrizan alias zidan melakukan pengerusakan lapen, pada hari selasa (29/11 ) pukul 13:00 Wib yang lalu, dengan cara mencongkel lapen dengan menggunakan alat berupa besi, lalu syafrizan alias zidan menyerak kan lapen tersebut dengan kakinya agar terlihat seolah olah pengerasan jalan terlihat rusak dan asal jadi.
Laporan pengerusakan ini tinggal menunggu keterangan saksi yang rencananya akan di lakukan pada hari rabu besok, sehingga proses hukum terhadap pelaku pengerusakan bisa di proses secara hukum, sementara barang bukti pengerusakan sudah di serahkan ke polres serdang bedagai, berupa fhoto hasil pengerusakan yang di duga di lakukan oleh syafrizan alias zidan.
Kontraktor CV Samudera Abadi M Syahril Matondang Saat di konfirmasi wartawan di SPK polres serdang bedagai selasa siang ( 06/12 ) mengatakan “ Kita sudah melaporkan pelaku pengerusakan yang di duga di lakukan oleh saudara zidan, hal ini di buktikan dengan adanya fhoto dan saksi yang melihat saudara zidan melakukan pengerusakan jalan yang kita bangun baru baru ini, kita melaporkan zidan karena proyek itu masih tanggung jawab kita selaku kontraktor dan belum serah terima ke PU Bina Marga serdang bedagai, sehingga atas perlakuan saudara zidan kita merasa di rugikan, maka kita melaporkan hal ini ke polres serdang bedagai, Tandas Syahril.
Lanjutnya, M Syahril Matondang menambahkan, kita juga sudah berkoordinasi bersama tokoh tokoh adat yang ada di dalam Himpunan Masyarakat Adat ( HIMASDAT ) atas pemberitaan harian Batak Pos pada hari selasa( 06/12) yang mencantumkan Nama HIMASDAT di dalam pekerjaan yang berada di lingkungan 11 ( Sebelas ) jalan pelangi kelurahan tualang kecamatan perbaungan rasanya tidak etis, Himpunan Masyarakat Adat yang terdiri dari 20 tokoh adat dari beberapa etnis budaya yang ada di dalam nya, mengecam keras atas pemberitaan Harian Batak Pos, yang mengkait kaitkan berita pekerjaan Proyek yang di lakukan oleh person di kaitkan dan mencatut nama Himpunan Masyarakat Adat ( HIMASDAT), untuk itu rencananya beberapa tokoh adat akan melaporkan wartawan dan redaksi harian Batak Pos terkait pencatutan nama HIMASDAT di dalam pemberitaan tersebut, menurut tokoh adat ini sudah tindak pencemaran nama baik himpunan tokoh tokoh adat yang tergabung di dalam HIMASDAT, Papar Syahril.
Tambahnya lagi, M Syahril Matondang menambahkan, pemberitaan Harian Batak pos terkesan di buat buat, contoh nya dalam pemberitaan Harian Batak pos yang mencatut nama surya selaku tokoh masyarakat desa tualang, saat di konfirmasi terkait kebenaran bahasanya di koran batak pos, surya terkejut dan membantah keras bahwasannya surya tidak ada memberikan keterangan apapun kepada wartawan Batak pos, apalagi dengan bahasa yang seperti itu,Kata surya, malah surya saat di temui di SPK polres serdang bedagai langsung menelpon wartawan batak pos atas nama fadil, surya mengatakan kalau dia tidak ada bicara kenapa nama dia bisa masuk di koran, fadil mengatakan kalau bukan dia yang membuat beritanya melain kan yudi, saat surya menghubungi yudi dan menyatakan keberatan nya atas pencatutan namanya, yudi dengan mudahnya menjawab kalau jadi masalah bilang aja nama surya yang lain, ujar yudi kepada surya melalui via handphone. Papar syahril.
Surya tokoh masyarakat tualang saat di konfirmasi wartawan saat berada di polres serdang bedagai, terkait bahasanya di harian batak pos, mengatakan “ Aku enggak pernah ada mengatakan apapun sama wartawan batak pos, malahan aku pernah di panggil zidan untuk membuat berita terkait kerjaan lapen yang ada di lingkungan 11 ( sebelas ) aku enggak mau, karena masyarakat tidak ada yang keberatan, dan yang ku lihat kerjaan itupun bagus, inilah kadang kadang wartawan ini kurang profesional, kalau membuat berita itu seharusnya kan konfirmasi dulu bukan hanya sekedar membuat berita dan dengan mudah nya mencatut nama orang tanpa sepengetahuan orang nya, kalau aku enggak tau tadi kan aku bisa bahaya bisa di tuntut orang sementara, aku enggak ada bicara apa apa, kalau kayak gini aku terus terang keberatan lah, kalau memang di laporkan atas pencemaran nama baik akupun setuju dan mendukung nya, Ujar surya. ( Aswad )

0 Response to "Diduga Pekerjaan Lapen Dirusak, Kontraktor Laporkan Pelaku Ke Polres Serdang Bedagai."
Post a Comment