-->

Ironis"Baru ikut Ujian 10 Menit Siswa Diminta Pihak Sekolah Keluar karena Belum Bayar SPP selama 6 Bulan | REPORTER AGUNG.

KEDIRI, www.jejakkasus.info - Sungguh ironis jika kita melihat bagaimana kondisi dunia pendidikan di negeri kita tercinta ini. Bagaimana tidak, pendidikan yang seharusnya menjadi hak bagi seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali, namun hingga saat ini pendidikan masih menjadi konsumsi kalangan - kalangan tertentu saja, Padahal dana yang digelontorkan Dari APBN maupun APBD dari Pemerintah untuk Dunia Pendidikan ini sangat Besar dari Tahun Ke Tahun.

Seperti yang menimpa salah satu Siswa bernama Johan Santana,DiSaat ujian dikelas 2 jurusan Gambar Bangunan SMKN 1 Ngasem kab.Kediri sedang berlangsung tertib dan tenang dan saat seluruh siswa sedang konsentrasi mengerjakan soal ujian akhir semester mata pelajaran IPS, baru berjalan sekitar 10, menit Tiba tiba terjadi sebuah ketegangan di dalam kelas, sebab salah satu siswa diminta kertas ujiannya oleh pihak sekolah, ternyata setelah diusut Johan Santana Belum membayar SPP selama 6 bulan.

Pihak sekolahan juga meminta kepada Johan Santana agar orang-tuanya datang ke sekolah guna dimintai pernyataan dan keterangan terkait belum dibayarnya SPP Johan Santana selama 6 bulan,,yang totalnya sebesar Rp.660.000,-.

Miseran warga Desa Kalibelo Rt 05 Rw 03 kec.Gampengrejo kab.Kediri ayah nya Johan santana yang bekerja serabutan sebagai kuli bangunan akhirnya mendatangi pihak sekolahan,dan Karena belum bisa membayar Jumlah SPP yang disodorkan pihak sekolah akhirnya hanya bisa memberikan pernyataan kalau ia memang belum mempunyai uang untuk membayar SPP karena faktor keadaan.(23/5/2017).

Karena belum bisa membayar uang SPP akhirnya Pihak sekolah memberikan kartu ujian sementara kepada Miseran ayahnya Johan Santana dengan catatan "ia harus datang lebih pagi setiap hari untuk mengambil kartu ujian sementara dan diikutkan ujian susulan untuk mata pelajaran yang ia tidak diperbolehkan mengikuti ujian kemarin.

Hingga kini Miseran orang tua Dari Johan santana belum bisa membayar uang SPP itu karena memang belum mempunyai uang sebesar itu.ironisnya Johan sendiri merupakan Pemegang KIP (Kartu indonesia Pintar).

Melihat Ketimpangan dunia Pendidikan yang tidak memihak ke warga miskin ini langsung di sikapi oleh Arif witanto DKR (Dewan Kesehatan Rakyat ) Pegiat Sosial di Kab Kediri.menurutnya "meskipun ada permasalahan apapun baik itu adminitrasi maupun yang lain seharusnya pihak sekolahan lebih Bijak menyikapinya supaya Sisi spikologis siswa tidak terganggu hanya karena masalah seperti itu"Ujarnya sambil mengelus dada.
 
Arif menambahkan" Terkait dengan adanya kasus siswa yang tidak bisa mengikuti ujian hanya gara gara masalah SPP dalam waktu dekat ini kita bersama teman teman Pegiat Sosial lain akan mengawal dan mendampingi orang Tua Siswa tersebut Ke pihak Sekolahan SMK 1 Ngasem Kediri dan instansi terkait sampai Ke Dinas Pendidikan Kab kediri, dan perlu kita ketahui bersama bahwa pemerintah ditahun 2017 ini mengalokasikan dana Pendidikan di TAHUN 2017 Rp. 39,82 TRILIUN ke seluruh sekolah sekolah di Indonesia, Tapi mengapa kok bisa sampai ada Siswa yang telat membayar SPP saja sampai dikeluarkan dari Kelasnya"Pungkas Arif dengan nada Geram (Agg).

0 Response to "Ironis"Baru ikut Ujian 10 Menit Siswa Diminta Pihak Sekolah Keluar karena Belum Bayar SPP selama 6 Bulan | REPORTER AGUNG."

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel