-->

PUPUK DAN BENIH JAGUNG BANTUAN PEMERINTAH DI SELEWENGKAN

Ketua Poktan “RUKUN TANI” Dusun Plembangrejo Desa Wonosobo sebagai aktor utamanya.

Banyuwangi, www.jejakkasus.info - Pemerintah melalui beberapa sektor telah berupaya yang terbaik buat rakyatnya, diantaranya melalui sektor pertanian, Pemerintah melalui dinas pertanian telah menggelontorkan bantuan pupuk dan benih tanaman kepada masyarakat khususnya para petani melalui kelompok-kelompok Tani.

Salah satu diantaranya yakni kelompok tani ”Rukun Tani” Dusun Plembangrejo Desa Wonosobo Kecamatan Srono pada periode pertengahan 2015 lalu telah mendapat bantuan pupuk jenis Urea dan Npk berikut benih jagung, semua bantuan tersebut adalah gratis tanpa di pungut biaya apapun bagi masyarakat petani yang menerima pembagian pupuk dan benih jagung di maksud.

Namun Turmudi selaku ketua kelompok tani “Rukun Tani” justru telah melakukan PUNGLI dengan cara meminta uang kepada para petani penerima bantuan pupuk dan benih jagung sebesar Rp.20.000,-hingga Rp.200.000,- sesuai temuan data di lapangan terkait rincian pemasukan dan pengeluran yang di buat oleh Turmudi (Ketua Poktan-red) tertanggal 20 Oktober 2015 yang lalu.

Bahkan dalam catatan yang di buat oleh Turmudi, di ketahui bahwa uang hasil pungli dari para petani itu berjumlah Rp. 2.080.000,-di gunakan untuk biaya transpot angkut pupuk sebesar Rp.275.000,-, ongkos kuli untuk menurunkan pupuk dari truck sebesar Rp.110.000,- untuk ongkos angkut benih jagung sebesar Rp.150.000,- dan untuk lain-lain sebesar Rp.150.000,-  sisanya di berikan kepada oknum wartawan sebesar Rp.700.000,-  dan di berikan Kepada oknum Pejabat Bpp “Balai Penyuluhan Pertanian” Kecamatan Srono sebesar Rp.375.000,-.

Selain melakukan Pungli, Turmudi di duga juga telah menyelewengkan sebagian benih pupuk bantuan pemerintah tersebut, dalam catatan Turmudi selaku ketua poktan, keseluruhan pupuk bantuan itu sebanyak 1,850 kg jenis Urea, dan 25 Sak seberat 50kg jenis Npk, dalam catatan penerimaan pupuk oleh para petani berdasarkan luas lahan, di ketahui bahwa pupuk Urea yang di salurkan oleh ketua poktan kepada petani hanya sebanyak Rp.1.150, kg artinya yang sebesar 700, kg tidak jelas arahnya,

Sedangkan untuk pupuk Npk keseluruhan yang di terima oleh kelompok tani sebanyak 1.250kg hanya tersalurkan sebanyak 600kg,artinya 650kg tidak jelas keberadaannya.
Sementara saat di temui di rumahnya,kepada team RB Turmudi mengaku menerima uang dari petani sebesar Rp.20.000,- s/d Rp.200.000,- itu bukan pungli dan meminta, para petani sengaja memberi uang tersebut sebagai ucapan terima kasih kepadanya, jelas Turmudi, dan di akuinya bahwa uang sebesar Rp.375.000,- yang sesuai dengan temuan catatan di lapangan untuk oknum pejabat Bpp Kecamatan Srono itu ternyata masih dalam rencana untuk di serahkan, di duga ada skenario dalam laporan pemberitahuan yang di buat oleh Turmudi, sebab dari apa yang telah di catat sangat tidak sama dengan apa yang di sampaikannya kepada team Radar Bangsa.

Karena ulahnya terkuak, kepada team RB, Turmudi mengaku telah mundur dari jabatannya sebagai ketua kelompok Tani “RUKUN TANI” Dusun Plembangrejo Desa Wonosobo Kec.Srono, Jadi ketua kelompok tidak ada bayarannya tapi ruwet/ penuh masalah, gerutu Turmudi, Sejak itu segala permasalahan menyangkut Kelompok Tani “Rukun Tani” bukan lagi menjadi urusannya, karena keseluruhan telah di serahkan kepada Margono,
Di tempat terpisah, kepada team Radar Bangsa.

Lebih lanjut, Suyitno Pejabat Bpp Kecamatan Srono menjelaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerima uang Rp.375.000, seperti yang tercatat dalam laporan pemberitahuan yang di buat oleh Turmudi, Suyitno juga menjelaskan bahwa bantuan pupuk dan benih jagung yang di trima oleh kelompok tani “Rukun Tani” tidak tepat sasaran, bahkan laporan pertanggung jawaban yang di serahkan kepada Bpp Kecamatan Srono telah beberapa kali di suruh merubahnya sesuai dengan realita di lapangan,
Bagaimana pendapat Kepala Dinas pertanian Kabupaten Banyuwangi?.
Ikuti edisi berinya. (Bagus).

0 Response to "PUPUK DAN BENIH JAGUNG BANTUAN PEMERINTAH DI SELEWENGKAN"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel