Apa si rumah tangga sakinah, mawaddah, warohma itu? Oleh Aby Jejak Kasus
Redaksi, www.jejakkasus.info - Banyak para ahli ulama' para khiyai, para sesepuh, bapak mudin, gus gus di pondok pesantren mengucapkan sakinah, mawaddah, warohma, namun banyak juga pendengar yang tidak tau makna dan artinya.
Untuk itu redaksi Jejak Kasus sedikit mengulas arti sebagaimana yang di maksud di atas.
Seandai para suami mengerti sakitnya melahirkan.
Tentu tak ada keberanian suami untuk menyakiti hati istri.
Ingin tahu caranya? Lihat baca lengkapnya: Seandai para istri mengerti betapa pedihnya mencari nafkah:
Tentu tak ada alasan istri untuk menuntut lebih terhadap suami.
Istri memang diciptakan lebih lemah dari sang suami.
Namun bukan berarti suami bisa seenaknya memperlakukan istri
Suami memang diciptakan lebih kuat dari sang istri:
Namun bukan berarti istri bebas bersikap manja dihadapan suami
Istri ditaqdirkan untuk melayani suami:
Namun bukan berarti suami bisa seenak hati memerintah sang istri
Suami ditaqdirkan membahagiakan istri.
Namun bkn berarti istri bisa sesuka hati menuntut lebih pada suami.
Ketika istri marah!
sebaiknya suami tak membalas marahnya. Biarkan dia marah sampai lelah, lstri yang bijak akan segera meminta maaf pada suaminya sesaat setelah ia sadar dari marahnya.
Ketika suami marah: Tinggalkan ia sementara. Ambilah wudlu & doakan kebaikan atasnya. Suami yang bijak pasti segera mengakhiri, kemarahanya.
Ketika memakan masakan istri dirasa kurang sedap?
Jangah serentak memasang wajah galak.
Bisa saja istri anda sedang tak kosentrasi memasak.
Mungkin karena ia lebih disibukan mengurus anak.
Ketika hasil sang suami tak seberapa
sebaiknya anda tidak mudah marah
Mungkin sedikit ada masalah dgn kerjaan atau kesehatanya
Beri motifasi suami anda untuk bangkit & bantulah do 'a.
Ketika pekerjaan istri dirumah terbengkalai.
Sempatkanlah membantu meski mungkin sama sama letih.
Ikhlaskan meski harus mengepel atau cuci baju sendiri.
Karena pada saat itu rasa cinta istri kepadamu bernilai lebih.
Dia pakaianmu engkau pakaianya
Aib mu juga aib citramu juga citranya
Maka masalah ranjang kalian berdua
Sebaiknya tidak diceritakan pada teman kerja dan para tetangga
Jangan bertengkar dihadapan anak anda.
Jangan bertengkar ditempat umum
Jangan bertengkar dengan alasan apapun.
Karena kriteria atau ciri ciri keluarga sakinah mereka hampir tidak pernah bertengkar
Sekian dan terima kasih.
semoga bawa manfaat, Amin.
Penanggung Jawab Posting berita: PT.PRIA SAKTI PERKASA No: AHU-13286.40.10.2014 NPWP 70.419.437.2-602.000. Sekretariat: Jalan Raya Kemantren 82, Terusan, Gedeg, Mojokerto, kontak: 082141523999 www.jejakkasus.com dan www.jejakkasus.info bersambung (Pria Sakti).
Silahkan Like & Share jika dirasa bermanfaat.
Untuk itu redaksi Jejak Kasus sedikit mengulas arti sebagaimana yang di maksud di atas.
Seandai para suami mengerti sakitnya melahirkan.
Tentu tak ada keberanian suami untuk menyakiti hati istri.
Ingin tahu caranya? Lihat baca lengkapnya: Seandai para istri mengerti betapa pedihnya mencari nafkah:
Tentu tak ada alasan istri untuk menuntut lebih terhadap suami.
Istri memang diciptakan lebih lemah dari sang suami.
Namun bukan berarti suami bisa seenaknya memperlakukan istri
Suami memang diciptakan lebih kuat dari sang istri:
Namun bukan berarti istri bebas bersikap manja dihadapan suami
Istri ditaqdirkan untuk melayani suami:
Namun bukan berarti suami bisa seenak hati memerintah sang istri
Suami ditaqdirkan membahagiakan istri.
Namun bkn berarti istri bisa sesuka hati menuntut lebih pada suami.
Ketika istri marah!
sebaiknya suami tak membalas marahnya. Biarkan dia marah sampai lelah, lstri yang bijak akan segera meminta maaf pada suaminya sesaat setelah ia sadar dari marahnya.
Ketika suami marah: Tinggalkan ia sementara. Ambilah wudlu & doakan kebaikan atasnya. Suami yang bijak pasti segera mengakhiri, kemarahanya.
Ketika memakan masakan istri dirasa kurang sedap?
Jangah serentak memasang wajah galak.
Bisa saja istri anda sedang tak kosentrasi memasak.
Mungkin karena ia lebih disibukan mengurus anak.
Ketika hasil sang suami tak seberapa
sebaiknya anda tidak mudah marah
Mungkin sedikit ada masalah dgn kerjaan atau kesehatanya
Beri motifasi suami anda untuk bangkit & bantulah do 'a.
Ketika pekerjaan istri dirumah terbengkalai.
Sempatkanlah membantu meski mungkin sama sama letih.
Ikhlaskan meski harus mengepel atau cuci baju sendiri.
Karena pada saat itu rasa cinta istri kepadamu bernilai lebih.
Dia pakaianmu engkau pakaianya
Aib mu juga aib citramu juga citranya
Maka masalah ranjang kalian berdua
Sebaiknya tidak diceritakan pada teman kerja dan para tetangga
Jangan bertengkar dihadapan anak anda.
Jangan bertengkar ditempat umum
Jangan bertengkar dengan alasan apapun.
Karena kriteria atau ciri ciri keluarga sakinah mereka hampir tidak pernah bertengkar
Sekian dan terima kasih.
semoga bawa manfaat, Amin.
Penanggung Jawab Posting berita: PT.PRIA SAKTI PERKASA No: AHU-13286.40.10.2014 NPWP 70.419.437.2-602.000. Sekretariat: Jalan Raya Kemantren 82, Terusan, Gedeg, Mojokerto, kontak: 082141523999 www.jejakkasus.com dan www.jejakkasus.info bersambung (Pria Sakti).
Silahkan Like & Share jika dirasa bermanfaat.

0 Response to "Apa si rumah tangga sakinah, mawaddah, warohma itu? Oleh Aby Jejak Kasus"
Post a Comment