KENDALIKAN HAMA WERENG COKLAT SECARA MASSAL DI WIDANG.
TUBAN, www.jejakkasus.info - Dinas Pertanian kabupaten Tuban laksanakan program massal pengendalian hama wereng coklat dibeberapa desa di kecamatan Widang sesuai rekomendasi petugas hama pada hari (senin-selasa) 06-07 Februari 2017.
Menurut Kepala UPTD Pertanian Widang kegiatan ini sangat penting guna menanggulangi hama wereng coklat yang selama ini menjadi 'momok' bagi petani. "Wereng merajalela petani terancam gagal panen", tegas Ashari Kepala UPTD Pertanian Widang saat dikonfirmasi lewat Whatsaap oleh tim JK dan RB.
Disinggung Sutomo Danramil Widang dalam sambutannya saat menghadiri konferensi MUSPIKA, KADES dan SEKDES se Kecamatan Widang di Tegalsari (07/02/2017), "penanggulangan/penyemprotan massal sangat diperlukan, karena hama wereng coklat sangat berbahaya!", selain itu Sutomo (Danramil Widang) juga menghimbau untuk menghindari pemakaian strum (listrik/ genset) untuk menanggulangi Hama Tikus, lebih aman diupayakan 'rubuhanisasi' atau pemanfaatan burung hantu.
Sampai berita ini ditulis, 9 desa yang sudah dilakukan penyemprotan massal (Simorejo, Tegalrejo, Kedungharjo, Tegalsari, Banjar, Widang) sedangkan Bunot, Ngadirejo dan Ngadipuro sudah dilakukan pengendalian beberapa waktu yang lalu, karena lebih dulu panen. Karena ini merupakan rangkaian program kegiatan Dinas Pertanian.
Hal ini tentunya disambut bahagia oleh para petani, karena dengan kepedulian dinas Pertanian ini, sangat memberi manfaat bagi para petani. Harapannya, kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungas, sehingga pertanian di Widang semakin meningkat, karena Widang merupakan tolok ukur pertanian di kabupaten Tuban. (Imam Rahwana)
Menurut Kepala UPTD Pertanian Widang kegiatan ini sangat penting guna menanggulangi hama wereng coklat yang selama ini menjadi 'momok' bagi petani. "Wereng merajalela petani terancam gagal panen", tegas Ashari Kepala UPTD Pertanian Widang saat dikonfirmasi lewat Whatsaap oleh tim JK dan RB.
Disinggung Sutomo Danramil Widang dalam sambutannya saat menghadiri konferensi MUSPIKA, KADES dan SEKDES se Kecamatan Widang di Tegalsari (07/02/2017), "penanggulangan/penyemprotan massal sangat diperlukan, karena hama wereng coklat sangat berbahaya!", selain itu Sutomo (Danramil Widang) juga menghimbau untuk menghindari pemakaian strum (listrik/ genset) untuk menanggulangi Hama Tikus, lebih aman diupayakan 'rubuhanisasi' atau pemanfaatan burung hantu.
Sampai berita ini ditulis, 9 desa yang sudah dilakukan penyemprotan massal (Simorejo, Tegalrejo, Kedungharjo, Tegalsari, Banjar, Widang) sedangkan Bunot, Ngadirejo dan Ngadipuro sudah dilakukan pengendalian beberapa waktu yang lalu, karena lebih dulu panen. Karena ini merupakan rangkaian program kegiatan Dinas Pertanian.
Hal ini tentunya disambut bahagia oleh para petani, karena dengan kepedulian dinas Pertanian ini, sangat memberi manfaat bagi para petani. Harapannya, kegiatan ini terus dilaksanakan secara berkala dan berkesinambungas, sehingga pertanian di Widang semakin meningkat, karena Widang merupakan tolok ukur pertanian di kabupaten Tuban. (Imam Rahwana)

0 Response to "KENDALIKAN HAMA WERENG COKLAT SECARA MASSAL DI WIDANG."
Post a Comment