Bupati Bersama Dinas DikBud Bondowoso Adakan Sosialisasi Pembangunan Pendidikan Dan Kebudayaan
Bondowoso, www.jejakkasus.info - Dinas pendidikan dan kebudayaan bersama pemerintah Kabupaten Bondowoso, terus berupaya mengurangi angka putus sekolah serta angka harapan lama sekolah, acara tersebut di hadiri oleh Bupati, ketua DPRD, kepala Dinas DikBud, Camat, UPTD pendidikan beserta para Guru pendidikan, bertempat di Aula Gedung EDC Bondowoso ksmis 02/3/2017.
Dalam sabutannya Bupati Amin Said Husni mengatakan, Pemkab Bondowoso mengalokasikan anggaran milyaran rupiah untuk sektor pendidikan pada APBD 2017,
"Di Kabupaten Bondowoso angka putus sekolah dan angka harapan lama sekolah masih ada, baik ditingkat SD, SMP, maupun SMA dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Maka dari itu dilakukan langkah dengan melakukan investasi jangka panjang ke sektor pendidikan," tuturnya.
Bupati Amin menambahkan, angka putus sekolah memang ada dibeberapa kecamatan, tetapi juga ada wilayah yang sudah tidak ada angka putus sekolah seperti di Tenggarang.
Selain itu, Amin menekankan pentingnya mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui program-program yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan.
"Dengan investasi jangka panjang tersebut, maka kita memberikan akses yang luas untuk menekan angka putus sekolah dan angka harapan lama sekolah dengan bisa mengakses pendidikan tingkat tinggi (Perguruan Tinggi Negeri) di Kabupaten Bondowoso," imbuhnya.
Di kesempatan yang sama Bupati bersama ketua DPRD secara simbolise memberikan bantuan kepada anak didik yang berprestasi ,juga kepada guru guru yang bertauladan.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Dra. Hj Endang Hardijanti MM, mengatakan, Dinas Pendidikan terus melakukan berbagai program pendidikan kesetaraan, dan menjaga agar tidak ada siswa yang drop out, "pihak kami dan pemerintah kabupaten akan segera berkolaborasi dengan camat dan ke semua kepala Desa agar supaya masyarakat tidak ada lagi yang putus sekolah, " ujarnya. (yus).
Dalam sabutannya Bupati Amin Said Husni mengatakan, Pemkab Bondowoso mengalokasikan anggaran milyaran rupiah untuk sektor pendidikan pada APBD 2017,
"Di Kabupaten Bondowoso angka putus sekolah dan angka harapan lama sekolah masih ada, baik ditingkat SD, SMP, maupun SMA dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah. Maka dari itu dilakukan langkah dengan melakukan investasi jangka panjang ke sektor pendidikan," tuturnya.
Bupati Amin menambahkan, angka putus sekolah memang ada dibeberapa kecamatan, tetapi juga ada wilayah yang sudah tidak ada angka putus sekolah seperti di Tenggarang.
Selain itu, Amin menekankan pentingnya mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui program-program yang dicanangkan oleh Dinas Pendidikan.
"Dengan investasi jangka panjang tersebut, maka kita memberikan akses yang luas untuk menekan angka putus sekolah dan angka harapan lama sekolah dengan bisa mengakses pendidikan tingkat tinggi (Perguruan Tinggi Negeri) di Kabupaten Bondowoso," imbuhnya.
Di kesempatan yang sama Bupati bersama ketua DPRD secara simbolise memberikan bantuan kepada anak didik yang berprestasi ,juga kepada guru guru yang bertauladan.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Dra. Hj Endang Hardijanti MM, mengatakan, Dinas Pendidikan terus melakukan berbagai program pendidikan kesetaraan, dan menjaga agar tidak ada siswa yang drop out, "pihak kami dan pemerintah kabupaten akan segera berkolaborasi dengan camat dan ke semua kepala Desa agar supaya masyarakat tidak ada lagi yang putus sekolah, " ujarnya. (yus).

0 Response to "Bupati Bersama Dinas DikBud Bondowoso Adakan Sosialisasi Pembangunan Pendidikan Dan Kebudayaan"
Post a Comment