Isteri Perwira Ditiduri Bintara, Malu Minum Wipol
Sei Rampah, sergai, www.jejakkasus.info - Tewasnya sales rokok di kamar Nomor 5 Graha Soeltan Hotel, menguak perselingkuhan isteri Kanit Intelkam Polsek Galang dengan Bintara Satreskrim Polres Sergai, Rabu (15/3).
Informasi yang diperoleh wartawan, setelah Polsek Firdaus melakukan olah TKP di kamar korban tewas akibat penyakit sesak nafas. Kemudian sejumlah petugas mencurigai kamar No 4 yang persis berada di sebelah kamar korban.
Penyebabnya ada kereta yang dicurigai adalah milik anggota Satreskrim Polres Sergai, tetapi orangnya entah berada dimana. Setelah berkordinasi dengan pihak hotel, lalu petugas hotel membuka pintu kamar dengan kunci dupilkat.
Ternyata setelah pintu dibuka menduga akibat menanggung rasa YA (34) istri dari Ipda. AD Kanit Intel Polsek Galang, Polres Deli Serdang yang kepergok selingkuh dengan oknum personel Sat Reskrim Polres Sergai Bripda ES (26) warga Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah.
Setelah wartawan cabut, selanjutnya kedua insan berlainan jenis itu diboyong ke Polsek Firdaus. Pada saat YA berada dikamar mandi nekat berupaya bunuh diri dengan cara menenggak cairan pembersih lantai merk Wipol.
Ironisnya upaya bunuh diri YA dilakukan di kamar mandi ruang Kapolsek Firdaus yang saat itu sebagai tempat diamankannya YA seusai ketahuan selingkuh, namun aksi YA gagal setelah Personel Polsek Firdaus memboyong YA ke RSU Sultan Sulaiman Sergai untuk menjalani perawatan.
Informasi yang dihimpun koran ini, saat itu petugas yang ramai di depan kamar hotel itu melihat ada sepeda motor tanpa plat nomor Polisi di depan pintu kamar nomor 4, merasa curiga petugas mengetuk pintu tersebut namun tidak di buka.
Selanjutnya polisi meminta petugas hotel untuk membuka pintu dengan kunci duplikat itu dan melihat YA berada di dalam kamar, saat di tanya YA mengaku sendiri di kamar tersebut, namun Petugas curiga karena ada dua helm di kamar tersebut , selanjutnya memaksa membuka kamar mandi dan menemukan Bripda ES bersembunyi di kamar mandi bahkan saat di giring Bripda ES yang awalnya tidak di kenal petugas Polsek itu mengaku anggota Polres Sergai, kemudian keduanya di giring ke Mapolsek Firdaus.
Setiba di polsek YA di amankan di ruangan Kapolsek, sedangkan Bripda ES di periksa di ruangan Kanit Reskrim Polsek Firdaus begitu juga dengan suami YA yang datang pasca di kabari Kapolsek itu juga ikut di periksa di ruang Kanit Reskrim Polsek Firdaus tersebut.
Hingga siang diduga akan di selesaikan secara kekeluargaaan menginggat menyangkut sesama Polisi, namun dengan alasan ke kamar mandi di ruang Kapolsek, ternyata YA nekat menenggak cairan Wipol yang ada di kamar mandi tersebut sehingga diketahui mulut YA terus mengeluarkan busa, hal tersebut di ketahui ketika Kapolsek kembali keruangannya dan melihat YA tidak keluar-keluar dari kamar mandi, Kapolsek yang curiga mengetok pintu kamar mandi namun tidak ada jawaban selanjutnya Kapolsek mendobrak pintu kamar mandi itu dan melihat YA sudah terkapar dengan mulut berbusa.
Melihat itu Kapolsek langsung memanggil anggotanya dan selanjutnya melarikan YA ke RS. Sultan Sulaiman dengan menggunakan mobil patrol hingga kini kondisi YA masih kritis di RSU, Sultan Sulaiman Sergai.
Kapolsek Firdaus AKP, Enda Iwan Iskandar dihubungi wartawan melalui seluler membenarkan peristiwa itu, dia mengatakan awalnya ingin menyelesaikan secara kekeluargaan, setelah keduanya tertangkap ketika melakukan olah TKP atas tewasnya sales rokok dan menemukan keduanya dikamar hotel selanjutnya di amankan di Mapolsek.(Aswad)
NB: YA = Yuni Astut,
Ipda. AD = Abdi Dinata
Bripda ES = EriK Sibarani
Informasi yang diperoleh wartawan, setelah Polsek Firdaus melakukan olah TKP di kamar korban tewas akibat penyakit sesak nafas. Kemudian sejumlah petugas mencurigai kamar No 4 yang persis berada di sebelah kamar korban.
Penyebabnya ada kereta yang dicurigai adalah milik anggota Satreskrim Polres Sergai, tetapi orangnya entah berada dimana. Setelah berkordinasi dengan pihak hotel, lalu petugas hotel membuka pintu kamar dengan kunci dupilkat.
Ternyata setelah pintu dibuka menduga akibat menanggung rasa YA (34) istri dari Ipda. AD Kanit Intel Polsek Galang, Polres Deli Serdang yang kepergok selingkuh dengan oknum personel Sat Reskrim Polres Sergai Bripda ES (26) warga Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah.
Setelah wartawan cabut, selanjutnya kedua insan berlainan jenis itu diboyong ke Polsek Firdaus. Pada saat YA berada dikamar mandi nekat berupaya bunuh diri dengan cara menenggak cairan pembersih lantai merk Wipol.
Ironisnya upaya bunuh diri YA dilakukan di kamar mandi ruang Kapolsek Firdaus yang saat itu sebagai tempat diamankannya YA seusai ketahuan selingkuh, namun aksi YA gagal setelah Personel Polsek Firdaus memboyong YA ke RSU Sultan Sulaiman Sergai untuk menjalani perawatan.
Informasi yang dihimpun koran ini, saat itu petugas yang ramai di depan kamar hotel itu melihat ada sepeda motor tanpa plat nomor Polisi di depan pintu kamar nomor 4, merasa curiga petugas mengetuk pintu tersebut namun tidak di buka.
Selanjutnya polisi meminta petugas hotel untuk membuka pintu dengan kunci duplikat itu dan melihat YA berada di dalam kamar, saat di tanya YA mengaku sendiri di kamar tersebut, namun Petugas curiga karena ada dua helm di kamar tersebut , selanjutnya memaksa membuka kamar mandi dan menemukan Bripda ES bersembunyi di kamar mandi bahkan saat di giring Bripda ES yang awalnya tidak di kenal petugas Polsek itu mengaku anggota Polres Sergai, kemudian keduanya di giring ke Mapolsek Firdaus.
Setiba di polsek YA di amankan di ruangan Kapolsek, sedangkan Bripda ES di periksa di ruangan Kanit Reskrim Polsek Firdaus begitu juga dengan suami YA yang datang pasca di kabari Kapolsek itu juga ikut di periksa di ruang Kanit Reskrim Polsek Firdaus tersebut.
Hingga siang diduga akan di selesaikan secara kekeluargaaan menginggat menyangkut sesama Polisi, namun dengan alasan ke kamar mandi di ruang Kapolsek, ternyata YA nekat menenggak cairan Wipol yang ada di kamar mandi tersebut sehingga diketahui mulut YA terus mengeluarkan busa, hal tersebut di ketahui ketika Kapolsek kembali keruangannya dan melihat YA tidak keluar-keluar dari kamar mandi, Kapolsek yang curiga mengetok pintu kamar mandi namun tidak ada jawaban selanjutnya Kapolsek mendobrak pintu kamar mandi itu dan melihat YA sudah terkapar dengan mulut berbusa.
Melihat itu Kapolsek langsung memanggil anggotanya dan selanjutnya melarikan YA ke RS. Sultan Sulaiman dengan menggunakan mobil patrol hingga kini kondisi YA masih kritis di RSU, Sultan Sulaiman Sergai.
Kapolsek Firdaus AKP, Enda Iwan Iskandar dihubungi wartawan melalui seluler membenarkan peristiwa itu, dia mengatakan awalnya ingin menyelesaikan secara kekeluargaan, setelah keduanya tertangkap ketika melakukan olah TKP atas tewasnya sales rokok dan menemukan keduanya dikamar hotel selanjutnya di amankan di Mapolsek.(Aswad)
NB: YA = Yuni Astut,
Ipda. AD = Abdi Dinata
Bripda ES = EriK Sibarani

0 Response to "Isteri Perwira Ditiduri Bintara, Malu Minum Wipol"
Post a Comment