Harian Jejak Kasus Jombang - UGD Puskesmas Perak Jombang Rawan Pencurian' Dalam Semalam 2 motor amblas digasak Maling.
JOMBANG, www.jejakkasus.info - Sudah jatuh tertimpa Tangga Pula, Hal inilah yang dialami Abdul kholik Warga dusun gempol legundi desa gempol legundi,Gudo,Jombang.sebab disaat anaknya sedang sakit dan dirawat di UGD selama beberapa hari,Motor Beat warna biru putih miliknya juga raib alias hilang digondol maling di area Parkiran UGD puskesmas Perak Jombang.Kejadian antara Jam 03 s/d 4.30 dini hari, Ironisnya selain motor miliknya yang hilang,ada salah satu keluarga pasien lain yang juga hilang di lokasi yang sama dan Jam yang sama pula, anehnya motor yang hilang juga sama yaitu motor Beat dengan warna Biru putih juga, Tak pelak kejadian ini sudah Dalam penanganan Polsek Perak Jombang dan dalam tahap Penyelidikan.(3/4/2017).
Padahal saya sudah bolak balik dari dalam ruangan rawat inap ke luar dan tidur di emperan depan UGD lho mas waktu kejadian Tersebut, baru kedalam jika anak saya rewel"ucap Kholik ketika dikonfirmasi awak media.
Abdul kholik juga menyayangkan sistem keamanan dari UGD rawat inap puskesmas tersebut, sebab selain tidak adanya satpam maupun penjagaan,Tak ada pagar Pengaman di depan pintu masuk UGD, padahal UGD tersebut buka 24 jam dan berada di pinggir jalan raya, karena lemahnya sistem keamanan tersebut,Hingga dengan mudah disatroni maling. Dengan kejadian tersebut abdul kholik meminta masyarakat supaya berhati hati bila berobat di Puskesmas tersebut. Sebab bisa juga mengalami nasib Apes seperti yang dia alami.
Akp. Untung Sugiarto Kapolsek Perak ketika dikonfirmasi via Telepon seluler terkait hilangnya 2 motor di area parkiran UGD perak membenarkan kejadian Tersebut dan sampai saat ini masih dalam penyelidikan Petugas.
"Benar Ada Pelapor atas nama Abdul kholik atas kasus curanmor motor Beat dengan No. Pol : S-6264-ZH, Kronologi kejadian di pelataran UGD puskesmas Perak sekira jam 03 dini hari tertanggal 3 april 2017, dan Pelapor yang satunya Lagi masih dalam proses Kelengkapan identitas diri, Untuk Perkaranya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang"Ungkapnya.
Hj.Oisatun, S, ST kepala Uptd UGD dan Puskesmas Perak Jombang ketika diwawancarai di tempat prakteknya sangat menyesalkan aksi Pencurian motor yang menimpa beberapa keluarga pasien di Parkiran UGD tersebut, Padahal selama ini puskesmas tersebut sedang dalam pembenahan secara bertahap.
"Memang benar belum ada petugas keamanan yang jaga di UGD tersebut, tapi sementara ini kita sudah berikan Papan Informasi mengenai antisipasi keamanan pengunjung maupun pasien agar lebih waspada dan berhati hati"kilahnya.
Mengenai aduan Terkait kenapa tidak ada pagar pengaman meskipun belum ada petugas keamanan yang membuat pasien lebih nyaman menginap di Rawat inap tersebut Hj. oisatun. S, ST menuturkan" Minimnya anggaran yang kita punya sementara ini yang buat kita harus berupaya maksimal mana skala prioritas yang didahulukan dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat sementara ini,Padahal kemaren kita sudah bangun pintu pengaman di belakang puskesmas yang membatasi antara pemukiman penduduk dengan area UGD maupun puskesmas supaya pasien lebih aman. Tapi dengan adanya kejadian ini kita dalam waktu dekat akan berupaya memakai tenaga keamanan serta membangun pagar pengaman di pintu masuk UGD maupun di Depan Puskesmas agar tidak terulang lagi kejadian yang serupa menimpa keluarga Pasien yang rawat inap Disini, mudah mudahan dalam waktu seminggu ini sudah terealisasi"tegasnya.
Dari Pantauan Redaksi Jejak kasus memang UGD rawat inap Puskesmas Perak Jombang ini memang Rawan terjadi tindak pidana pencurian,Sebab selain tidak ada nya pagar Pengaman maupun petugas Keamanan yang berjaga. Dari keluhan keluarga maupun pasien mengaku sering kehilangan barang maupun handphone ketika rawat inap di UGD tersebut. (//AG prass).
Padahal saya sudah bolak balik dari dalam ruangan rawat inap ke luar dan tidur di emperan depan UGD lho mas waktu kejadian Tersebut, baru kedalam jika anak saya rewel"ucap Kholik ketika dikonfirmasi awak media.
Abdul kholik juga menyayangkan sistem keamanan dari UGD rawat inap puskesmas tersebut, sebab selain tidak adanya satpam maupun penjagaan,Tak ada pagar Pengaman di depan pintu masuk UGD, padahal UGD tersebut buka 24 jam dan berada di pinggir jalan raya, karena lemahnya sistem keamanan tersebut,Hingga dengan mudah disatroni maling. Dengan kejadian tersebut abdul kholik meminta masyarakat supaya berhati hati bila berobat di Puskesmas tersebut. Sebab bisa juga mengalami nasib Apes seperti yang dia alami.
Akp. Untung Sugiarto Kapolsek Perak ketika dikonfirmasi via Telepon seluler terkait hilangnya 2 motor di area parkiran UGD perak membenarkan kejadian Tersebut dan sampai saat ini masih dalam penyelidikan Petugas.
"Benar Ada Pelapor atas nama Abdul kholik atas kasus curanmor motor Beat dengan No. Pol : S-6264-ZH, Kronologi kejadian di pelataran UGD puskesmas Perak sekira jam 03 dini hari tertanggal 3 april 2017, dan Pelapor yang satunya Lagi masih dalam proses Kelengkapan identitas diri, Untuk Perkaranya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh petugas yang berwenang"Ungkapnya.
Hj.Oisatun, S, ST kepala Uptd UGD dan Puskesmas Perak Jombang ketika diwawancarai di tempat prakteknya sangat menyesalkan aksi Pencurian motor yang menimpa beberapa keluarga pasien di Parkiran UGD tersebut, Padahal selama ini puskesmas tersebut sedang dalam pembenahan secara bertahap.
"Memang benar belum ada petugas keamanan yang jaga di UGD tersebut, tapi sementara ini kita sudah berikan Papan Informasi mengenai antisipasi keamanan pengunjung maupun pasien agar lebih waspada dan berhati hati"kilahnya.
Mengenai aduan Terkait kenapa tidak ada pagar pengaman meskipun belum ada petugas keamanan yang membuat pasien lebih nyaman menginap di Rawat inap tersebut Hj. oisatun. S, ST menuturkan" Minimnya anggaran yang kita punya sementara ini yang buat kita harus berupaya maksimal mana skala prioritas yang didahulukan dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat sementara ini,Padahal kemaren kita sudah bangun pintu pengaman di belakang puskesmas yang membatasi antara pemukiman penduduk dengan area UGD maupun puskesmas supaya pasien lebih aman. Tapi dengan adanya kejadian ini kita dalam waktu dekat akan berupaya memakai tenaga keamanan serta membangun pagar pengaman di pintu masuk UGD maupun di Depan Puskesmas agar tidak terulang lagi kejadian yang serupa menimpa keluarga Pasien yang rawat inap Disini, mudah mudahan dalam waktu seminggu ini sudah terealisasi"tegasnya.
Dari Pantauan Redaksi Jejak kasus memang UGD rawat inap Puskesmas Perak Jombang ini memang Rawan terjadi tindak pidana pencurian,Sebab selain tidak ada nya pagar Pengaman maupun petugas Keamanan yang berjaga. Dari keluhan keluarga maupun pasien mengaku sering kehilangan barang maupun handphone ketika rawat inap di UGD tersebut. (//AG prass).

0 Response to "Harian Jejak Kasus Jombang - UGD Puskesmas Perak Jombang Rawan Pencurian' Dalam Semalam 2 motor amblas digasak Maling."
Post a Comment