Harian Jejak Kasus Ponorogo - Menteri Sosial, Kapolda Jatim, Wagub Tiba Di Ponorogo Guna Tinjau Langsung Korban Tanah Longsor.
Ponorogo, www.jejakkasus.info - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen. Pol. Drs. Machfud Arifin, S.H, didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf beserta rombongan tiba di lapangan Njalakan Deza Wotan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo
PONOROGO, www.jejakkasus.info - Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen. Pol. Drs. Machfud Arifin, S.H, didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf beserta rombongan tiba di lapangan Njalakan Desa Wotan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo pada pukul 09.00 WIB. Minggu (2/4/2017).
Kedatangan Kapolda Jatim tersebut disambut langsung oleh Kapolres jajaran Korwil V yaitu Kapolres Ponorogo, Kapolres Madiun, Kapolres Madiun Kota, Kapolres Magetan, Kapolres Ngawi dan Polres Nganjuk serta Dandim 0803 Madiun.Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa di saat mengunjungi lokasi tanah longsor.
Kedatangan Kapolda Jatim beserta Wakil Gubernur Jatim dan rombongan tersebut, guna meninjau langsung dan memberikan bantuan kepada korban bencana alam tanah longsor, yang terjadi di Dukuh Tangkil Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo.
Bantuan dari Kapolda Jatim yang telah disediakan untuk korban bencana alam tanah longsor di Ponorogo tersebut berupa, 141 dus indomie, 104 dus air mineral, 71 pcs minyak goreng, 6 kwintal dan 75 kg beras, 27 kardus pakaian layak pakai dan 2 tangki air bersih. "Menurut keterangan warga masih sekitar 28 orang jiwa dan 10 orang pekerja panen Jahe yang tertimbun tanah longsor. Totalnya sekitar 28 orang," kata Bupati Ponorogo, Drs. Ipong Muchlissoni.
Lebih lanjut Ipong mengatakan, tim beranggotakan Kodim 0802/Ponorogo, Koramil, Polsek Pulung, Tagana, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dibantu relawan dan masyarakat
setempat melaksanakan evakuasi dan pertolongan para korban.
Menurut dia, sekitar 17 orang dengan kondisi luka-luka sudah dievakuasi ke Puskesmas Pulung.
Ia mengatakan, volume tanah longsor yang mengubur rumah warga mencapai panjang 800 meter dan ketinggian 20 meter. Sebelum bencana longsor terjadi, sekitar pukul 07.30 WIB terdengar suara gemuruh sehingga sebagian masyarakat terdampak menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.
Sekitar 30 menit kemudian tepatnya pukul 08.00, bencana longsor terjadi disertai dengan suara letusan menerjang sekitar 30 rumah penduduk di dua RT dan ladang masyarakat denganjumlah jiwa yang terdampak diperkirakan sebanyak 50 orang.
Kepada masyarakat diimbau untuk menjauh dari lokasi longsor. Pasalnya, kondisi tanah masih labil, dan kemungkinan bisa terjadi longsor susulan. Ia menambahkan saat ini tim masih terus melakukan pencarian korban yang tertimbun tanah longsor. (rep/Cholis/Ang).
PONOROGO, www.jejakkasus.info - Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen. Pol. Drs. Machfud Arifin, S.H, didampingi Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf beserta rombongan tiba di lapangan Njalakan Desa Wotan Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo pada pukul 09.00 WIB. Minggu (2/4/2017).
Kedatangan Kapolda Jatim tersebut disambut langsung oleh Kapolres jajaran Korwil V yaitu Kapolres Ponorogo, Kapolres Madiun, Kapolres Madiun Kota, Kapolres Magetan, Kapolres Ngawi dan Polres Nganjuk serta Dandim 0803 Madiun.Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa di saat mengunjungi lokasi tanah longsor.
Kedatangan Kapolda Jatim beserta Wakil Gubernur Jatim dan rombongan tersebut, guna meninjau langsung dan memberikan bantuan kepada korban bencana alam tanah longsor, yang terjadi di Dukuh Tangkil Desa Banaran Kecamatan Pulung Kabupaten Ponorogo.
Bantuan dari Kapolda Jatim yang telah disediakan untuk korban bencana alam tanah longsor di Ponorogo tersebut berupa, 141 dus indomie, 104 dus air mineral, 71 pcs minyak goreng, 6 kwintal dan 75 kg beras, 27 kardus pakaian layak pakai dan 2 tangki air bersih. "Menurut keterangan warga masih sekitar 28 orang jiwa dan 10 orang pekerja panen Jahe yang tertimbun tanah longsor. Totalnya sekitar 28 orang," kata Bupati Ponorogo, Drs. Ipong Muchlissoni.
Lebih lanjut Ipong mengatakan, tim beranggotakan Kodim 0802/Ponorogo, Koramil, Polsek Pulung, Tagana, BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dibantu relawan dan masyarakat
setempat melaksanakan evakuasi dan pertolongan para korban.
Menurut dia, sekitar 17 orang dengan kondisi luka-luka sudah dievakuasi ke Puskesmas Pulung.
Ia mengatakan, volume tanah longsor yang mengubur rumah warga mencapai panjang 800 meter dan ketinggian 20 meter. Sebelum bencana longsor terjadi, sekitar pukul 07.30 WIB terdengar suara gemuruh sehingga sebagian masyarakat terdampak menyelamatkan diri ke tempat yang lebih aman.
Sekitar 30 menit kemudian tepatnya pukul 08.00, bencana longsor terjadi disertai dengan suara letusan menerjang sekitar 30 rumah penduduk di dua RT dan ladang masyarakat denganjumlah jiwa yang terdampak diperkirakan sebanyak 50 orang.
Kepada masyarakat diimbau untuk menjauh dari lokasi longsor. Pasalnya, kondisi tanah masih labil, dan kemungkinan bisa terjadi longsor susulan. Ia menambahkan saat ini tim masih terus melakukan pencarian korban yang tertimbun tanah longsor. (rep/Cholis/Ang).

0 Response to "Harian Jejak Kasus Ponorogo - Menteri Sosial, Kapolda Jatim, Wagub Tiba Di Ponorogo Guna Tinjau Langsung Korban Tanah Longsor."
Post a Comment