GARA-GARA CABULI ANAK BAWAH UMUR, BURUH BANGUNAN DI POLISI KAN, Jejak Kasus SUMBAR.
TANAH DATAR, www.jejakkasus.info - Fernando (19) seorang buruh bangunan tidak tahan melihat tubuh molek Bunga (14) nama samaran akhirnya diusahakan cati kesempatan. Akibatnya salah seorang pelajar di Kabupaten Tanah Datar menjadi korban pencabulan, kali ini terhadap Bunga warga Jorong Balai Diateh Nagari Sungayang Kecamatan Sungayang Kabupaten Tanah Datar.
Tidak hanya dicabuli, kehormatan Mawar nyaris direngut Nando (19) yang beralamat di Jorong Balai Gadang Nagari Sungayang yang diketahui bekerja sebagai buruh bangunan.
Menurut Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas melalui Kapolsek Sungayang AKP Irwan kepada jejakkasus.info, selasa (02/05/17) membenarkan adanya kejadian dugaan pencabulan anak dibawah umur terhadap Mawar oleh Nando sesuai dengan laporan polisi Nomor : LP/05/K/IV/2017/Sek tanggal 30 April 2017 lalu.
"Pelaku sudah kita amankan dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap Nando, ia mengakui perbuatannya dilakukan di rumah Weda di Jorong setempat pada tangga 29/05 sekira 19.30 Wib," ujar Iptu Irwan.
Lanjut Irwan, menurut keterangan korban dan beberapa orang saksi yang sudah diperiksa pihaknya, korban awalnya dihubungi pelaku untuk datang kerumah Weda, disana pelaku sudah menunggu. Dan pada saat listrik mati pelaku melakukan perbuatan tersebut.
"Memang pelaku belum sempat melakukan hubungan badan dengan korban, namun perbuatannya nyaris merengut kehormatan korban, setelah terlapor merasa puas kemudian korban disuruh memakai baju dan setelah itu korban dibawa pelapor ke surau Al-Iklas yang bertempat di Jorong Balai Gadang," cerita Irwan.
Lalu kata Kapolsek, disitulah pada tengah malam saksi menemukan korban yang sedang tertidur. Dan ternyata Mawar sudah dicari oleh pihak keluarganya.
"Setelah di introgasi, orang tua korban terkejut dan merasa tidak senang melaporkan kejadian ini ke Polsek Sungayang," tutur Kapolsek irwan. (Meriyanto).
Tidak hanya dicabuli, kehormatan Mawar nyaris direngut Nando (19) yang beralamat di Jorong Balai Gadang Nagari Sungayang yang diketahui bekerja sebagai buruh bangunan.
Menurut Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas melalui Kapolsek Sungayang AKP Irwan kepada jejakkasus.info, selasa (02/05/17) membenarkan adanya kejadian dugaan pencabulan anak dibawah umur terhadap Mawar oleh Nando sesuai dengan laporan polisi Nomor : LP/05/K/IV/2017/Sek tanggal 30 April 2017 lalu.
"Pelaku sudah kita amankan dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan terhadap Nando, ia mengakui perbuatannya dilakukan di rumah Weda di Jorong setempat pada tangga 29/05 sekira 19.30 Wib," ujar Iptu Irwan.
Lanjut Irwan, menurut keterangan korban dan beberapa orang saksi yang sudah diperiksa pihaknya, korban awalnya dihubungi pelaku untuk datang kerumah Weda, disana pelaku sudah menunggu. Dan pada saat listrik mati pelaku melakukan perbuatan tersebut.
"Memang pelaku belum sempat melakukan hubungan badan dengan korban, namun perbuatannya nyaris merengut kehormatan korban, setelah terlapor merasa puas kemudian korban disuruh memakai baju dan setelah itu korban dibawa pelapor ke surau Al-Iklas yang bertempat di Jorong Balai Gadang," cerita Irwan.
Lalu kata Kapolsek, disitulah pada tengah malam saksi menemukan korban yang sedang tertidur. Dan ternyata Mawar sudah dicari oleh pihak keluarganya.
"Setelah di introgasi, orang tua korban terkejut dan merasa tidak senang melaporkan kejadian ini ke Polsek Sungayang," tutur Kapolsek irwan. (Meriyanto).
0 Response to "GARA-GARA CABULI ANAK BAWAH UMUR, BURUH BANGUNAN DI POLISI KAN, Jejak Kasus SUMBAR."
Post a Comment