Peduli Petani, Pemdes Guwa Lor Lakukan Normalisasi Irigasi.
Cirebon, www.jejakkasus.info - Guna mencukupi ketersediaan air disejumlah area pertanian diwilayah Desa Guwa Lor Kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon, Pemdes (Pemerintah Desa) Guwa Lor mulai melakukan normalisasi saluran irigasi yang menuju area persawahan Guwa Lor. Kuwu Guwa Lor, H. Maksudi, ketika meninjau pengerjaan normalisas disaluran irigasi yang masuk Desa Tegalwirangrong, Indramayu, (23/5), mengatakan, proyek normalisasi tersebut merupakan bentuk kesigapan dan kepedulian Pemdes dalam mengantisipasi berkurangnya pasokan air dimusim kemarau seperti saat ini.
Pengerukan saluran sepanjang 1500 meter yang menggunakan eskavator itu, kata Kuwu, dimaksudkan untuk memperlancar aliran air menuju areal persawahan Guwa Lor, sehingga sawah seluas 100 hektar di Desanya bisa terairi secara merata."Kasihan para petani, karena setiap memasuki masa tanam kedua (gadu) selalu terkendala masalah air. Sementara penghasilan mereka ya hanya mengandalkan hasil dari pertaniannya itu,"tukas Kuwu.Ditambahkan Kuwu, saat ini para petani di Desanya sudah mulai melakukan penanaman padi secara serentak Bahkan, penanaman perdana untuk padi jenis MSP itu dilakukan oleh istri Bupati Cirebon, Wahyu Ciptaningsih, kemarin,(22/5).
Jika ketersediaan airnya tidak diperhatikan dari sekarang, tambah Kuwu, bisa dipastikan ratusan hektar padi akan mengalami gagal panen atau puso. Padahal, lanjut Kuwu, sebenarnya normalisasi pendangkalan saluran irigasi tersebut merupakan kewajiban pemerintah melalui Dinas terkait.
Namun, mengingat kondisinya mendesak, pihaknya langsung tergerak menyelamatkan pertanian yang menjadi mata pencaharian mayoritas masyarakatnya. "Kalau (normalisasi) dari pemerintah kan tidak bisa langsung dilaksanakan, pengajuan sekarang nggak bisa direalisasiakan sekarang, "tutur Kuwu.
Seperti diketahui, Guwa Lor adalah Desa percontohan penanaman padi jenis MSP diwilayah Kabupaten Cirebon.
"Namanya bibit padinya juga MSP (Mari Sejahterakan Petani),jadi pas sekali, saatnya Kita upayakan secara maksimal untuk kesejahteraan petani,"pungkasnya. (islah).
Pengerukan saluran sepanjang 1500 meter yang menggunakan eskavator itu, kata Kuwu, dimaksudkan untuk memperlancar aliran air menuju areal persawahan Guwa Lor, sehingga sawah seluas 100 hektar di Desanya bisa terairi secara merata."Kasihan para petani, karena setiap memasuki masa tanam kedua (gadu) selalu terkendala masalah air. Sementara penghasilan mereka ya hanya mengandalkan hasil dari pertaniannya itu,"tukas Kuwu.Ditambahkan Kuwu, saat ini para petani di Desanya sudah mulai melakukan penanaman padi secara serentak Bahkan, penanaman perdana untuk padi jenis MSP itu dilakukan oleh istri Bupati Cirebon, Wahyu Ciptaningsih, kemarin,(22/5).
Jika ketersediaan airnya tidak diperhatikan dari sekarang, tambah Kuwu, bisa dipastikan ratusan hektar padi akan mengalami gagal panen atau puso. Padahal, lanjut Kuwu, sebenarnya normalisasi pendangkalan saluran irigasi tersebut merupakan kewajiban pemerintah melalui Dinas terkait.
Namun, mengingat kondisinya mendesak, pihaknya langsung tergerak menyelamatkan pertanian yang menjadi mata pencaharian mayoritas masyarakatnya. "Kalau (normalisasi) dari pemerintah kan tidak bisa langsung dilaksanakan, pengajuan sekarang nggak bisa direalisasiakan sekarang, "tutur Kuwu.
Seperti diketahui, Guwa Lor adalah Desa percontohan penanaman padi jenis MSP diwilayah Kabupaten Cirebon.
"Namanya bibit padinya juga MSP (Mari Sejahterakan Petani),jadi pas sekali, saatnya Kita upayakan secara maksimal untuk kesejahteraan petani,"pungkasnya. (islah).

0 Response to "Peduli Petani, Pemdes Guwa Lor Lakukan Normalisasi Irigasi."
Post a Comment