Begini Penjelasan Kontraktor Soal Volume Proyek D.I Cawang Kidau.
WWW.JEJAKKASUS.INFO | Bengkulu-, Volume pekerjaan kegiatan pembangunan Daerah Irigasi Cawang Kidau di Desa Manau Sembilan Kecamatan Padang Guci Hulu Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu tahun 2018 yang menelan anggaran mencapai Rp. 19 Miliyar lebih disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan, hal itu disampaikan Rusdi Kaum kontraktor pelaksana dari PT. Lestari Sarana Mandiri Bengkulu pada wartawan Jejak Kasus Info Kamis (28/06/19) via handphone.
Menindak lanjuti pemberitaan Jejak Kasus Info sebelumnya terkait proyek pembangunan jaringan Irigasi Cawang Kidau melalui Kementerian Pekerjaan Umum Suber Daya Air Balai Sungai Sumatera VII tahun 2018, di Desa Manau Sembilan.
Pihak kontraktor pelaksana dari PT. Lestari Sarana Mandiri, Rusdi Kaum mengatakan, bahwa item serta volume pekerjaan proyek tersebut tergantung dengan kebutuhan dilapangan, " volume maupun item pekerjaan dalam proyek pembangunan irigasi tersebut disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan, seperti pembangunan jaringan irigasi pada sisi jalan yang baru saja di dozer itu anggaran tidak ada dalam RAB, tapi karena hal itu dianggap penting pekerjaan itu tetap kami lakukan".
Oleh karena itu, volume atau item pekerjaan yang harus dikerjakan dilapangan belum bisa ditentukan, karena harus disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan, jelasnya singkat.
Untuk diketahui proyek pembangunan Jaringan Irigasi Cawang Kidau telah memasuki tahun ke-4, ditahun 2018 Pemerintah Pusat Melalui SNVT Balai Sungai Sumatera VII Provinsi Bengkulu Kembali menganggarkan dana mencapai Rp. 19 Miliyar lebih, dibagi menjadi dua paket kegiatan, dimana untuk pekerjaan Pembangunan Jaringan Irigasi dilaksnakan oleh PT. Lestari Sarana Mandiri dengan Nilai kontrak Rp. 12.096.300.0000.Sedangkan untuk pekerjaan pembuatan saluran Tersier dikerjakan oleh PT. Aldi Karya sebagai kontraktor pelaksana dengan besaran kontrak Rp. 7.632. 851.000.(Iwan)

0 Response to "Begini Penjelasan Kontraktor Soal Volume Proyek D.I Cawang Kidau. "
Post a Comment